Yamaha Lexi

Pemkot Cimahi Cover Biaya Persalinan Warga Miskin

  Senin, 02 September 2019   Tri Junari
Ilustrasi persalinan warga miskin. (istimewa)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM--Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi menghentikan program Jaminan Pelayanan Persalinan (Jampersal) bagi warga kurang mampu karena pasokan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Jampersal ditahun 2019 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia berhenti.

Penghentian palayanan tersebut dikarenakan anggaran dari pusatnya habis, makanya berhenti. Tapi sempat berjalan sampai akhir Juni, terang Sekretaris Dinkes Kota Cimahi, Chanifah Listyarini saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (2/9/2019).

Dikatakan Rini, program Jampersal sempat berjalan sampai akhir Juni 2019 dan total anggaran DAK Kemenkes terserap Rp474.000.000, digunakan oleh 128 orang warga Kota Cimahi.

AYO BACA : Chimasistaker, Cara Pemkot Cimahi Tekan Angka Pengangguran

Anggaran itu lebih kecil dibandingkan dengan yang didapat dari tahun 2018, waktu itu Rp2.181.000.000, ungkap Rini.

Namun begitu, program Jampersal itu tidak dihentikan secara total. Sebab, tahun depan DAK untuk program tersebut akan kembali dikucurkan.

Iya, tahun 2020 dapat alokasi lagi dari pusat. Menurut informasi kurang lebih 900 juta, ungkapnya.

AYO BACA : Stabilkan Harga Kepokmas, Pemkot Cimahi Gelar Operasi Pasar

Meski Jampersal berhenti, sambung Rini, Pemerintah Kota Cimahi atas permintaan Walikota Ajay M Priatna memastikan pelayanan bantuan bagi persalinan ibu hamil tidak mampu akan tetap berjalan melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

Programnya diambil alih kita dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi, jelasnya.

Selain itu, ia meminta jika memang warga itu kurang mampu diminta untuk mendaftarkan diri menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui skema yang dibayarkan pemerintah daerah.

Kalau mereka gak mampu, ayolah segera untuk mendapatkan fasilitas BPJS yang dibayar pemerintah, imbuhnya.

Jampersal adalah jaminan pembiayaan pelayanan persalinan yang meliputi pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas termasuk pelayanan Keluarga Berencana (KB) pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan.

Jampersal itu insidental. Manakala ada pertolongan persalinan dengan sarat tertentu yang memang dia bisa dibantu dari Jampersal kita keluarkan, pungkasnya.

AYO BACA : Cimahi Dapat Dana Bantuan untuk Tangani Sampah Sungai

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar