Yamaha NMax

Tangkuban Parahu Masih Erupsi dan Alami Tremor

  Senin, 02 September 2019   Tri Junari
Asap di dasar kawah Tangkuban Parahu. (@bmkg)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Sejak ditetapkan status level II (Waspada) 2 Agustus 2019, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu Lembang Kabupaten Bandung Barat terus menunjukan aktifitas erupsi dan tremor.

Kepala Bidang Mitigasi Gunungapi PVMBG, Dr. Hendra Gunawan, mengatakan pengamatan terakhir Senin (2/9/2019) jam 00.00-06.00 WIB asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dengan intensitas sedang-tebal dengan tinggi 150 meter dari dasar kawah.

AYO BACA : Tangkuban Parahu Masih Erupsi Hingga Sabtu Pagi

"Untuk kegempaan tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 8-50 mm (dominan 15 mm),"katanya.

Sementara untuk cuaca sekitar gunung, lanjut Hendra, cuaca cerah dengan angin bertiup lemah-sedang ke arah Utara dan Timur. Suhu udara 16-17 °C, kelembaban udara 0-0 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg. 

AYO BACA : Sejak Erupsi, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Gelar 6 Kali Istigasah

"Aktifitas Vulkanik masih tinggi, status Tangkuban Parahu masih Level II (Waspada),"jelasnya.

Dengan status itu, PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu dan pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati kawah yang ada di puncak Tangkuban Parahu dalam radius 1,5 km dari kawah aktif. 

"Kawasan Taman Wisata Alam Tangkuban Parahu direkomendasikan untuk sementara ditutup sampai jarak aman di atas," jelasnya.
 

AYO BACA : Kunjungi Tangkuban Parahu, Jonan Minta Warga Waspadai Gas Beracun

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar