Yamaha Lexi

Hakim PN Bandung Tolak Gugatan Praperadilan Andri Salman

  Senin, 26 Agustus 2019   Faqih Rohman Syafei
Ilustrasi pengadilan. (pixabay.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menolak gugatan praperadilan yang diajukan oleh mantan Pjs PD Pasar Bertmartabat, Andri Salman, Senin (26/8/2019).

Kuasa hukum Andri Salman, Iwan Agustian mengatakan ditolaknya gugatan tersebut lantaran hakim hanya mengacu pada KUHP saja dan tidak memperdalam pokok gugatan yang diajukan oleh kliennya.

AYO BACA : Pemkot Bandung Berhentikan Andri Salam dari Pjs Dirut PD Pasar Bermartabat

"Gugatan kami di tolak, hasil dari persidangan praperadilan," ujarnya kepada awak media di PN Bandung, Senin (26/8/2019).

Menurutnya, dalam persidangan ini majelis hakim semestinya mempertimbangkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengatur bahwa kasus korupsi harus ada kerugian negara. Namun, ini tidak dipakai dan mengacu pada KUHP dengan adanya saksi dan bukti.

AYO BACA : Terganjal Korupsi, Pjs Dirut PD Pasar Klaim Tak Rugikan Negara

"Kata hakim terkait putusan MK tersebut tidak ada sanksinya sehingga boleh dipakai atau tidak. Hakim memakai Pasal 184 dengan alat bukti saja cukup," katanya. 

Dia menambahkan pihaknya secara pasti belum melihat kerugian negara apa saja yang telah dilakukan oleh kliennya tersebut. Karena dalam kasus ini tidak ada kerugian negara. 

"Saya tidak lihat ada kerugian negara oleh klien kami Andri Salman, saya tidak lihat itu," pungkasnya.

AYO BACA : Pjs Dirut PD Pasar jadi Tersangka Korupsi, Oded Minta Hormati Proses

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar