Yamaha NMax

Bogor Diguncang Gempa Magnitudo 4,0 Akibat Aktivitas Sesar Citarik

  Jumat, 23 Agustus 2019   Fira Nursyabani
Peta gempa bumi di Kabupaten Bogor, Jumat (23/8/2019). (Dok. BMKG)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM --  Wilayah Kabupaten Bogor dan sekitarnya diguncang gempa tektonik pada Jumat (23/8/2019), pukul 11.10 WIB. Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempa tersebut berkekuatan 4.0 magnitudo.

AYO BACA : Gempa Tektonik Sukabumi Dipicu Aktivitas Sesar Citarik

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho mengatakan pusat gempa bumi terletak pada koordinat 6.7 LS - 106.51 BT, tepatnya berada di darat pada jarak 101 km barat daya Kabupaten Bogor. Gempa berada di kedalaman 5 km.

AYO BACA : Dalam Dua Pekan, Kabupaten Bogor Diguncang 76 Aktivitas Swarm

"Ditinjau dari lokasi epicenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Citarik," ujar Hendro dalam pernyataan resminya yang diterima ayobandung.com, Jumat (23/8/2019).

Ia menjelaskan, menurut peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan  di wilayah Sukabumi dengan Skala Intensitas II - III MMI, di Ciptagelar dengan Skala Intensitas III MMI, di Panggarangan Jatake, Cikotok, dan Bogor dengan Skala Intensitas II - III MMI.

"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," ungkapnya.

Hingga laporan ini dibuat pukul 11:35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG, karena BMKG akan terus memantau perkembangan gempa bumi tersebut.

AYO BACA : Mengenal Gempa Swarm, Rentetan Gempa Kecil yang Menggoyang Sukabumi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar