Yamaha NMax

Berdayakan Umat Lewat Baznas Kabupaten Bandung Peduli

  Jumat, 23 Agustus 2019   Fira Nursyabani
Pembukaan Rapat Pimpinan dan Sosialisasi Program Sejuta Muzaki di Gedung Moh. Toha Soreang, Rabu (21/8/2019). (Dok. Humas Pemkab Bandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung menyatakan sangat mendukung program Bupati Bandung Dadang M. Naser dalam bidang lingkungan. Ketua Baznas Kabupaten Bandung, Dudi Abdul Hadi  menjelaskan dukungan itu salah satunya diimplementasikan melalui Program Baznas Kabupaten Bandung Peduli.

“Program ini sudah lama berjalan. Di dalamnya melibatkan pemberdayaan umat untuk pelestarian dan bencana alam, termasuk kesehatan. Seperti pengadaan sanitasi air bersih pada program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) dan Rumah Tinggal Sanitasi Sehat (Rutisae). Program ini sudah bergerak dari tahun 2018,” ucap Dudi di sela-sela acara Pembukaan Rapat Pimpinan dan Sosialisasi Program Sejuta Muzaki di Gedung Moh. Toha Soreang, Rabu (21/8/2019).

Dudi juga mengatakan, Baznas peduli juga terintegrasi dengan program Citarum Harum. Pihaknya kerap terlibat dalan kegiatan berish-bersih di bantaran Sungai Citarum melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Layanan Aktif Baznas (LAB).

AYO BACA : Penyaluran Zakat Profesi ASN Purwakarta ke Baznas Baru 30 Persen

Sementara dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung, dalam penanganan lingkungan dengan meluncurkan buku yang didalamnya mencakup materi tentang kebangsaan dan lingkungan. Buku itu, menjadi landasan materi MUI saat berdakwah.

Ketika berdakwah, menurut Ketua MUI Kabupaten Bandung Hasuna Hudaya, pihaknya turut menyosialisasikan program Sabilulungan Hiji Dua (Sajiwa). Mengedukasi dan mengajak masyarakat agar membantu pemerintah daerah untuk mendukung program konservasi lingkungan berbasis ekonomi dan ibadah.

 “Kita berikan pemahaman kepada masyarakat bahwa peduli pada lingkungan sudah diperintahkan dalam Alquran. Menjaga lingkungan bagi seorang muslim, menjadi suatu keharusan dan kewajiban, dan akan berakibat buruk jika mengabaikannya,” ungkap Hudaya.

AYO BACA : Potensi Zakat Rp26 Triliun Bantu Entaskan Kemiskinan Jabar

Keterlibatan MUI dan Baznas dalam penanganan lingkungan, mendapatkan apresiasi dari Bupati Bandung. Bupati Dadang Naser mengakui pembangunan lingkungan merupakan yang terberat jika tidak ada sinergitas dengan semua pihak. 

Untuk mempercepat pembangunan dalam lingkungan butuh kerjasama antar sektor dan berbagai elemen. Tak terkecuali, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung sebagai opinion leader di lingkungan masyarakat.

“Sebagai corong informasi di lingkungan masyarakat MUI dan Baznas, melalui dakwah dan kegiatannya diharapkan dapat membantu kita menangani persoalan lingkungan. Penduduk Kabupaten Bandung, mayoritas muslim, ini memberikan peluang besar bagi MUI untuk lahan dakwah lingkungan”, ucap Dadang Naser.

Pada kesempatan itu, dia pun mengimbau agar jajarannya lebih intens dalam menyalurkan zakat infak dan sedekah kepada Baznas Kabupaten Bandung. Konsep sosial pada agama islam, menurut Dadang, Alloh Subhanna Wa Ta’ala memerintahkan umat-Nya untuk saling tolong menolong antara manusia dalam kebaikan. 

“Konsep zakat dan ibadah sedekah, selain mempererat hubungan dengan Tuhan juga dengan sesama manusia. Silih asah silih asuh silih asih, nyaah ka sasama," ungkapnya.

AYO BACA : Baznas Pusat Kumpulkan Zakat Rp73,85 Miliar Selama Ramadan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar