Yamaha NMax

Terjaring Razia di Sejumlah Hotel, Puluhan Orang Diangkut Satpol PP

  Jumat, 23 Agustus 2019   Faqih Rohman Syafei
Puluhan orang terjaring razia Satpol PP Kota Bandung, Kamis (22/8/2019) malam. (Faqih Rohman Syafei/ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 40 orang pria dan wanita terjaring razia yustisi yang dilakukan Satpol PP Kota Bandung bersama instansi terkait, Kamis (22/8/2019) malam. Mereka diamankan dari beberapa hotel di Kota Bandung. 

Selain mengamankan puluhan orang, Satpol PP juga berhasil menyita puluhan botol minum beralkohol di salah satu kios di Lengkong, Kota Bandung.

"Kami melakukan operasi yustisi dan penindakan terhadap minuman beralkohol," ujar Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Bandung, Mujahid Syuhada kepada awak media, Kamis (22/8/2019).

AYO BACA : 14 Pasangan Tidak Sah Terjaring Razia Kos-kosan di Karawang

Mujahid mengatakan razia ini sebagai bentuk penegakan Perda 11 Tahun 2005 tentang pelaksanaan K3 (ketertiban, kebersihan dan keindahan) serta Perda 10 Tahun 2011 tentang minuman beralkohol. Hasilnya puluhan orang dan botol minuman beralkohol terjaring dalam razia ini. 

"Sekitar 40 orang melanggar Perda 11 dan satu kios menjual minol ditindak karena melanggar Perda 10," katanya. 

Dia menjelaskan, pada saat penyisiran hotel, petugas menemukan dugaan adanya tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum guru dan seorang wanita di salah satu kamar hotel. Keduanya pun diketahui berdomisili di Sumedang.

AYO BACA : Mantan Bupati Garut Aceng Fikri Terjaring Razia di Bandung

"Di salah satu tempat, menemukan terindikasi pasangan guru dan alumni dari sekolah sang guru di Sumedang. Kedatangan mereka ke sini masih lidik atau diperiksa tujuannya apa," sebutnya.

Selain itu, dalam razia tersebut anggota DPD RI, Aceng Fikri dan istrinya Siti Elina Rahayu juga ikut diamankan ke kantor Satpol PP lantaran alamat yang tertera di KTP keduanya berbeda.

"Kami amankan karena identitas yang berbeda. Kami tidak periksa di tempat tapi di bawa ke kantor untuk dimintai keterangan," terang Mujahid.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Aceng Fikri pun dapat membuktikan bahwa wanita tersebut adalah istrinya yang sah melalui sejumlah bukti-bukti yang dimilikinya. "Setelah periksa dan sesuaikan bisa perlihatkan foto-foto dan surat nikah dan data yang terdaftar di lembaganya. Cuma alamat KTP-nya beda," sebutnya.

Dia menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap puluhan orang wanita dan pria di kantor Satpol PP, pihaknya akan menyaring sejumlah orang yang melanggar Perda untuk diadili.  "Kami periksa berapa orang yang layak maju ke pengadilan dan berapa yang kembalikan," ungkapnya. 

AYO BACA : Diduga Berbuat Asusila, 28 Orang Wanita dan Pria Kena Razia Satpol PP

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar