Yamaha Mio S

Manchester United Telusuri Akun Penghina Rasis pada Paul Pogba

  Kamis, 22 Agustus 2019   Republika.co.id

MANCHESTER, AYOBANDUNG.COM -- Manchester United berusaha menelusuri identitas orang-orang yang melakukan ejekan rasial kepada Paul Pogba di media sosial. Gelandang Prancis itu menjadi sasaran hinaan setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti, saat MU berhadapan dengan Wolverhampton Wanderers, Selasa (20/8) dini hari.

MU mendapatkan hadiah tendangan penalti pada menit-menit akhir pertandingan, namun eksekusi Pogba bisa diselamatkan oleh kiper Rui Patricio. MU akhirnya harus puas bermain imbang 1-1 atas Wolves. Pascalaga, segelintir suporter melontarkan hinaan terhadap si pemain.

"Orang-orang yang melakukan tindakan ini tidak mewakili nilai-nilai klub besar kami dan bangga bahwa sebagian besar penggemar kami mengecam tindakan tersebut di media sosial," kata United dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.

"Manchester United tidak memiliki toleransi terhadap segala bentuk rasialisme atau diskriminasi dan komitmen jangka panjang untuk berkampanye menentangnya melalui inisiatif #AllRedAllEqual kami," ujarnya.

AYO BACA : Buntut Cuitan Rasis pada Pogba, Eks Bintang MU Ajak Boikot Media Sosial

"Kami akan bekerja untuk mengidentifikasi beberapa yang terlibat dalam insiden ini dan mengambil tindakan terkuat yang tersedia bagi kami. Kami juga mendorong perusahaan media sosial untuk mengambil tindakan dalam kasus-kasus ini," kata MU.

Sementara bek MU Harry Maguire menyebut pelecehan itu "menjijikkan". Maguire meminta perusahaan media sosial untuk memverifikasi akun pengguna untuk mencegah pendukung melecehkan pemain secara anonim.

"Media sosial perlu melakukan sesuatu tentang hal itu Setiap akun yang dibuka harus diverifikasi oleh paspor/SIM. Hentikan troll menyedihkan ini dengan membuat banyak akun untuk melecehkan orang," kata Maguire dalam sebuah cuitan di akun Twitter-nya.

Sementara penyerang Setan Merah, Marcus Rashford juga mengungkapkan rasa solidaritas dengan rekan setimnya. "Manchester United adalah keluarga," katanya dalam cuitan itu. "Paul Pogba adalah bagian besar dari keluarga ini. Anda menyerangnya (Pogba), Anda menyerang kita semua," ujar Rashford.

Pekan lalu pelatih Chelsea Frank Lampard juga mendesak perusahaan media sosial untuk mengambil tindakan lebih keras setelah pemainnya, Tammy Abraham menjadi sasaran pelecehan rasialisme setelah gagal mengeksekusi penalti dalam kekalahan UEFA Super Cup atas Liverpool.

AYO BACA : Pemain Manchester United Kutuk Tindakan Rasisme pada Pogba

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar