Yamaha NMax

Ridwan Kamil: Jawa Barat Butuh 40 Kabupaten/Kota

  Rabu, 21 Agustus 2019   Nur Khansa Ranawati
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Nur Khansa Ranawati/Ayobandung.com)

CIDADAP, AYOBANDUNG.COM--Wacana yang mencuat mengenai pembentukan Provinsi Bogor Raya hingga penggabungan Kota Bekasi dengan DKI Jakarta mendapat penentangan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Dia mengatakan, hal tersebut tidak memiliki urgensi.

Selain itu, sebagai provinsi terpadat se-Indonesia dengan total jumlah 50 juta penduduk, dirinya mengatakan pemekaran di tingkat kabupaten/kota adalah hal yang seharusnya menjadi prioritas. 

AYO BACA : 23 Tahun Otda, Emil: Jabar Butuh Pemekaran Wilayah

Saya sudah sampaikan beberapa kali, sudahlah hentikan wacana pembentukan provinsi, ungkapnya ketika ditemui di Hotel Harris Ciumbuleuit Bandung, Rabu (21/8/2019).

Pertama, tidak ada urgensinya. Urgensi itu ada di tingkat kabupaten dan kota. Kedua, penduduk Jabar membutuhkan minimal 40 kabupaten/kota baru. Fokus di sana saja, tambahnya.

AYO BACA : Pemekaran Wilayah di Jabar Terhambat Moratorium

Hal serupa juga sebelumnya dikemukakan Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja sama Pemerintah Provinsi Jabar, Dani Ramdan. Dia mengatakan, Jabar minimal memiliki 40 daerah agar dapat mengakomodasi pelayanan publik dengan ideal. Saat ini, Jabar baru memiliki 27 kabupaten/kota, lebih sedikit dibandingkan Jawa Timur yang notabene memiliki jumlah penduduk lebih kecil. 

Kalau dilihat dari jumlah penduduk dan luas wilayah, Jabar idealnya memiliki 40 daerah kabupaten/kota. Tapi tentu saja kita enggak terlalu ambisius itu semua tercapai dalam 5 tahun, ungkapnya ketika dihubungi ayobandung.com, Selasa (20/8/2019).

Untuk itu, dia mengatakan pihaknya saat ini telah membentuk desk khusus yang menangani calon daerah persiapan otonomi daerah. Tujuannya adalah untuk mempercepat pembentukan daerah otonom baru di Jabar. 

Setidaknya ada 16 daerah yang tengah diupayakan untuk diusulkan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB).

Dalam lima tahun minimal ada enam lah yang bisa diusulkan jadi DOB. Kalau lebih, ya enggak masalah, ungkapnya.

AYO BACA : Pemprov Jabar Lebih Pilih Dorong Pembentukan Daerah Otonom Baru

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar