Yamaha NMax

Total Anggaran Formula E Capai Rp 1,6 Triliun, Ini Target Pemprov DKI Jakarta

  Selasa, 20 Agustus 2019   Hendy Dinata
Ilustrasi (Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan Jakarta bisa menjadi tuan rumah balap mobil listrik Formula E untuk lima kali berturut-turut dalam lima tahun, Selasa (20/8/2019).

Dikutip dari ayojakarta.com, bukan tanpa alasan, hal itu dilakukan Pemprov DKI karena berkaca pada Arab Saudi yang meneken kontrak untuk menjadi tuan rumah selama 10 kali.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui awak media di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Di Saudi Arabia, mereka bisa 10 kali, setiap tahun. Di kita mungkin tidak akan 10 kali, paling 5 kali targetnya, kata Anies.

Anies menyampaikan, jika Jakarta bisa menjadi tuan rumah Formula E selama lima kali, investasi Pemprov DKI Jakarta untuk menggelar acara itu tidak akan terbuang. Sebab, investasi itu akan digunakan berkali-kali. Hal ini berbeda jika Jakarta hanya sekali menjadi tuan rumah Formula E.

Bila kita bisa mendapatkan lima tahun, maka investasi kita yang kita lakukan tidak terbuang, karena bukan hanya sekali event, kata dia.

Penyelenggaraan Formula E, lanjut Anies, akan menggerakkan perekonomian para pelaku industri pariwisata, mulai dari perhotelan, kuliner, dan lainnya. Hal itu merupakan manfaat yang berwujud dari penyelenggaraan Formula E di Jakarta.

Selain itu, ada manfaat tak berwujud (intangible) yang akan dirasakan, yakni Jakarta dan Indonesia yang akan disorot dunia internasional.

Ini akan menggerakkan perekonomian pelaku-pelaku industri pariwisata, komponennya banyak industri pariwisata itu, dari mulai perhotelan, kuliner, sampai juga side event, bisa banyak sekali side event yang dihasilkan, termasuk juga preevent, ucap Anies.

Pemprov DKI Jakarta telah mengajukan anggaran senilai 20,79 juta poundsterling atau setara Rp 360 miliar dalam rancangan APBD Perubahan 2019.

Dana itu akan disetorkan kepada Federasi Otomotif Internasional (FIA) Formula E sebagai tanda Jakarta siap menjadi tuan rumah Formula E pada 2020. DPRD DKI telah menyetujui anggaran itu.

Pemprov DKI juga mengajukan anggaran 22 juta poundsterling atau setara Rp 378,46 miliar dalam kebijakan umum anggaran-plafon prioritas anggaran sementara (KUA-PPAS) untuk rancangan APBD 2020 buat biaya penyelenggaraan Formula E. Anggaran ini disebut untuk commitment fee Formula E pada 2021.

Pemprov DKI juga mengajukan anggaran 35 juta euro atau setara Rp 556,22 miliar untuk asuransi.

Selain itu, Pemprov DKI mengajukan anggaran Rp 600 juta dalam KUA-PPAS 2020 untuk sosialisasi dan pre-event Formula E.

Badan usaha Pemprov DKI, yaitu PT Jakarta Propertindo, mengajukan suntikan dana berupa penyertaan modal daerah (PMD) sebanyak Rp 305,2 miliar dalam KUA-PPAS 2020. Dana itu akan digunakan untuk membangun infrastruktur Formula E dan hal lainnya.

Jika dijumlah, anggaran yang diajukan yang bersumber dari APBD mencapai Rp 1,6 triliun.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar