Yamaha Lexi

BPBD: Dalam Sehari, Sukabumi Diguncang Gempa 3 Kali

  Selasa, 20 Agustus 2019   Fira Nursyabani
Ilustrasi rumah rusak akibat gempa. (ANTARA FOTO/Weli Ayu Rejeki)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan dalam sehari, pada Senin (19/8/2019), Kabupaten Sukabumi diguncang gempa sebanyak tiga kali. Pusat gempa berada di kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali itu.

"Tiga kejadian gempa tersebut tidak menyebabkan kerusakan, namun kami masih melakukan penyisiran dan assesment khawatir ada rumah atau fasilitas sosial maupun umum yang rusak akibat gempa tersebut," Kepala Pusat Pengendalian dan Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Selasa (20/8/2019).

AYO BACA : Senin Malam, Sukabumi Diguncang Lindu Dua Kali

Tiga gempa yang berpusat di Sukabumi tersebut terjadi pada pukul 08.13 WIB dengan kekuatan 3,0 Skala Richter terletak di koordinat 6.77 LS - 106.53 BT, berada di darat 24 km barat laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 8 km.

Kemudian, gempa bermagnitudo 2.5 terjadi sekitar pukul 22.52 berlokasi di 6.78 LS 106.51 BT pusat gempa berada di darat 23 km Barat Laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 4 km.

AYO BACA : Gempa Sukabumi Senin Pagi Tidak Timbulkan Kerusakan

Terakhir, gempa berkekuatan 3,4 SR terjadi 23.10 WIB berlokasi di 6.85 LS - 106.58 BT 30 km barat laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman episentrum gempa 4 km. Menurutnya, tiga gempa yang berpusat di Kabupaten Sukabumi itu hanya sebagian kecil dirasakan oleh warga.

Gempa itu tidak membuat kepanikan di tengah masyarakat. Namun, pihaknya mengimbau kepada warga untuk selalu waspada karena gempa bisa saja terjadi kembali apalagi kabupaten ini merupakan daerah rawan yang salah satunya berada di sesar bumi.

"Warga tidak perlu panik jika terjadi gempa dan jangan percaya dengan informasi hoaks yang belum tentu kebenarannya. Tapi harus selalu siaga dan mengikuti instruksi dari petugas keamanan jika terjadi gempa yang kekuatannya besar seperti gempa Banten lalu," tambahnya.

Daeng mengatakan petugas dan relawannya diinstruksikan selalu siaga 24 jam penuh sehingga jika terjadi bencana bisa langsung ditanggulangi untuk meminimalisir kerugian baik harta maupun nyawa. 

AYO BACA : Senin Pagi, Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 3

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar