Yamaha Lexi

Cerita Ridwan, Siswa Penolong Polisi yang Terbakar

  Selasa, 20 Agustus 2019   Faqih Rohman Syafei
Ridwan Suryana usai menerima penghargaan dari Kapolda Jabar. (Faqih Rohman/ayobandung)

CIANJUR,AYOBANDUNG.COM -- Ridwan Suryana siswa SMK Pasundan Cianjur tak menyangka aksi spontannya membantu Aiptu Erwin polisi Polres Cianjur yang terbakar, menjadi perhatian banyak orang. Dia menyebutkan aksinya tersebut didasari rasa kemanusiaan.

"Atas dasar kemanusiaan, kan ada orang yang perlu bantuan dan pertolongan ya kita harus bantu," ujarnya di Mapolda Jabar, Senin (19/8/2019).

Ridwan mengatakan ketika aksi demonstrasi mahasiswa pada Kamis (15/8/2019) dirinya tengah melaksanakan pelatihan kerja lapangan (PKL) di Pemkab Cianjur. Ketika masuk jam istirahat, dia bersama teman-temannya sengaja jajan keluar sambil melihat aksi demonstrasi itu.

Namun, aksi demonstrasi tersebut kemudian berujung tidak terkontrol. Kemudian terjadi aksi pembakaran ban hingga menyebabkan empat orang anggota polisi Polres Cianjur terbakar.

"Selang beberapa lama terjadi kebakaran, sebenarnya saya gak ikut memadamkan api yang membakar tubuh Aiptu Erwin tapi ngasih air mineral ke korban," katanya.

Setelah api padam, tanpa rasa takut, dia mengaku sengaja menghampiri Aiptu Erwin yang berteriak histeris kesakitan akibat luka bakar yang dialami. Dia pun memberi minum dan membacakan istigfar dengan harapan agar korban bisa lebih tenang.

"Takutnya kan korban umurnya nggak panjang makanya ditenangin di kasih istigfar. Saya juga teriak ke Satpol PP, media, dan polisi untuk minta air lagi. Selang beberapa menit ada polisi yang nyuruh korban agar dibawa ke angkot," sebutnya.

Ridwan menggambarkan situasi ketika itu sangat mencekam karena sampai menimbulkan korban. Selain itu, petugas polisi masih berusaha mengamankan aksi mahasiswa, bahkan ada aksi kejar-kejaran diantara keduanya.

"Suasana lagi mencekam, aparat lagi ngejar-ngejar. Terus korban tergeletak lalu dipadamin sama banyak orang. Padahal saya juga lagi banyakan, teman-teman saya juga ngeri lihat situasi ketika itu," katanya.

Mendapat Penghargaan dari Kapolda Jabar
Ridwan mengaku senang dan bangga bisa mendapatkan penghargaan yang diberikan langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi karena aksinya menolong Aiptu Erwin. Selain penghargaan, dia pun diberikan bingkisan dan sejumlah uang.

"Saya dikasih terima kasih dan apresiasi oleh Pak Kapolda, terus di kasih bingkisan dan uang jajan juga," ucap siswa kelas XII jurusan akutansi itu.

Dia mengatakan semangat dan kegigihan polisi, memotivasi dirinya untuk menjadi polisi. Alasan dia bercita-cita menjadi polisi lantaran ingin mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Saya ingin mengabdi kepada negara, jadi polisi. Saya tahu resiko tinggi jadi polisi, saya mau karena tugas mulia menjadi abdi negara," pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar