Yamaha NMax

Jabar Jadi Provinsi Pariwisata, DPRD: Masih Banyak PR

  Senin, 19 Agustus 2019   Nur Khansa Ranawati
Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi. (Nur Khansa Ranawati/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Hari ini, Senin (19/8/2019), Jawa Barat memasuki usianya yang ke-74. Guna memperingatinya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat beserta jajaran menggelar upacara peringatan HUT di Lapangan Gasibu Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang didaulat menjadi inspektur upacara memberi pidato soal fokus pembanguan Jabar lima tahun ke depan. Dia mengatakan, sektor pariwisata dan ekonom kreatif akan menjadi prioritas.

Pembangunan Jawa Barat secara umum diarahkan kepada pengembangan industri pariwisata, ekonomi kreatif dan digital, ungkapnya. 

AYO BACA : Jabar sebagai Provinsi Pariwisata, Mungkinkah?

Salah satu yang ditargetkan adalah meningkatnya besaran pendapatan asli daerah (PAD) Jabar yang bersumber dari sektor tersebut.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi mengatakan bahwa Jabar masih memiliki sejumlah tantangan untuk mewujudkan mimpinya menjadi provinsi pariwisata. Perbaikan demi perbaikan pada berbagai aspek dinilai masih perlu dilakukan. 

Baru dicanangkan tahun ini bahwa Jabar ingin jadi provinsi pariwisata. Tentunya tantangannya banyak, bukan hanya kontribusi yang jngin didapatkan, tapi kami juga ingin menitikberatkan pada perbaikan, ungkapnya ketika ditemui selepas upacara.

AYO BACA : Wagub Uu: Jabar Ingin Jadi Provinsi Pariwisata Indonesia

Salah satu hal yang menjadi sorotan, Ini mengatakan adalah perihal kelengkapan infrastruktur.

Infrastruktur jalan menuju tempat wisatanya juga harus dikembangkan, dan (tempat tersebut) harus dibuat menjadi tempat wisata yang menarik. Itu juga tantangan yang harus dilakukan selain ingin mencapai kontribusi yang besar, ungkapnya.

Ketika disinggung mengenai anggaran pembangunan sektor pariwisata yang tinggi, Ini mengatakan dirinya mengatakan perencanaan yang matang adalah kunci. Hingga saat ini, prioritas pembangunan Jabar secara nasional masih berada di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan peningkatan daya beli.

Ya kita akan lihat mana yang prioritas, karena priroritas pembangunan di Jabar secara nasional di UU kan masih pendidikan, kesehatan infrstruktur dan daya beli, ungkapnya.

Harus ada kolaborasi yang dibangun agar enggak tergantung APBD. Kami ingin perencanaan yang matang menjadi kunci pembangunan di Jabar, tambahnya.

AYO BACA : Jabar Dinobatkan Sebagai Provinsi Paling Mempesona

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar