Yamaha Mio S

Sejumlah Muara Sungai di Karawang Masih Tercemar Minyak Mentah

  Senin, 19 Agustus 2019   Dadi Haryadi
Petugas menyelesaikan pemasangan peralatan Oil Boom milik Oil Spill Response Center (OSCT) untuk melokalisasi tumpahan minyak mentah di Pantai Sedari, Cibuaya, Karawang . (Antara)

KARAWANG, AYOBANDUNG.COM--Sejumlah muara sungai di wilayah pesisir utara Kabupaten Karawang, Jawa Barat, masih tercemar limbah minyak akibat tumpahan minyak mentah milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

Peristiwanya memang terjadi beberapa pekan lalu. Tapi dampaknya belum hilang. Kami terus mengimbau masyarakat agar mewaspadai dampak limbah yang sudah menyebar ke sejumlah muara sungai, kata Kasat Polair Polres setempat AKP Sitorus, di Karawang, seperti dikutip dari Antara, Senin (19/8/2019).

AYO BACA : 1.500 Orang Diterjunkan Bersihkan Minyak di Pantai Karawang

Hingga saat ini limbah minyak milik PHE ONWJ tersebut sudah menyebar ke sejumlah muara sungai. Di antaranya muara sungai Cemarajaya, muara sungai di daerah sungaibuntu, muara sungai Sedari, Tambaksari dan muara sungai Pakisjaya.

Atas kondisi itu, pihaknya terus ke lapangan untuk mengimbau masyarakat agar mewaspadai dampak limbah minyak mentah tersebut.

AYO BACA : Hentikan Kebocoran Minyak, Pertamina Percepat Pengeboran Sumur Baru

Selain itu, jajaran kepolisian dari Sat Polair Polres Karawang juga terus memonitoring perkembangan situasi perairan utara Karawang.

Kita juga mengimbau warga dan nelayan setempat untuk terus membantu membersihkan limbah minyak, kata dia.

Sementara itu, sejak sekitar sebulan terakhir nelayan dan masyarakat pesisir utara Karawang ikut terlibat membersihkan limbah minyak di area bibir pantai wilayah Karawang.

Dengan ikut membersihkan area bibir pantai dari limbah minyak mentah, mereka mendapatkan upah dari Pertamina Rp100 ribu per hari ditambah uang makan.

AYO BACA : Emil Pastikan Pertamina Bertanggung Jawab Terkait Kebocoran Minyak

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar