Yamaha Mio S

Curanmor Marak, Ini Anjuran Polisi Bagi Pemilik Motor

  Senin, 19 Agustus 2019   Tri Junari
Ilustrasi Curanmor. (istimewa)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM--Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kasus kriminal yang paling sering terjadi khususnya di perkotaan bahkan kini merambah ke perkampungan.

Untuk mengurangi resiko kendaraan anda menjadi target pencurian, yuk kenali modus operandinya dan ikuti tips menghambat pelaku kejahatan membawa kabur motor anda. 

Kapolsek Cimahi, Kompol Saidina B Mahdun mengatakan, Polsek Cimahi meliputi dua kecamatan, yakni Kecamatan Cimahi Utara dan Cimahi Tengah. Beberapa wilayah di antaranya masuk kategori rawan, seperti Kelurahan Citeureup, Kelurahan Cipageran, Kelurahan Pasir Kaliki, Kelurahan Cibeureum, dan Kelurahan Cibabat. 

Rerata sebulan ada tiga laporan kasus curanmor. Dari situ kami mempelajari modus operandi pelaku pencurian motor. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar pelaku pencurian butuh waktu lama untuk membawa motor korban,ungkap Kapolsek didampingi Kanit Reskrim AKP Nana Supriatna, Senin (19/8/2019).

Pertama, terang dia, gunakan standar ganda saat motor terparkir salah satunya dapat menghambat pencuri segera membawa motor korban.

AYO BACA : Waspada Modus Beli Motor Padahal Curanmor

Standar yang berfungsi sebagai penopang badan motor saat parkir juga menjadi perhitungan pelaku kejahatan melancarkan aksinya.

Setelah merusak lubang kunci menggunakan kunci Leter T, standar satu memudahkan pelaku untuk segera kabur. Sementara, standar ganda sedikit menghambat waktu pencuri untuk membawa motor korban,ujar dia di Mapolsek Cimahi, Jalan Encep Kartawiria.

Meski dirasa sepele, penggunaan standar ganda cukup merepotkan pencuri, pasalnya mereka harus terlebih dahulu mendorong motor setelah berhasil membobol lubang kunci.

Kalau standar satu pelaku mudah kabur dan digunakan pelaku untuk berpura-pura duduk. Sedangkan standar dua harus didorong dulu,terangnya. 

Kedua, Polisi mengingatkan pemilik motor agar menggunakan kunci leher atau kunci stang ke sebelah kanan. Hal itu dilakukan untuk menghalangi lubang kunci dengan stang dan menghambat pencuri memasukan kunci astag.

AYO BACA : Begini Cara Mencegah Motor Dicuri Penjahat

Kunci leher ke sebelah kanan akan lebih menyulitkan pelaku dalam melakukan aksi pencurian sepeda motor. Stang (kunci leher) ke kanan paling susah dibuka. Kalau kiri lebih mudah, nggak lama, katanya. 

Atas dasar itu, dirinya mengimbau para pemilik sepeda motor mengikuti anjuran yang telah disampaikan. Tujuannya, untuk meminimalisir dan menghambat aksi pencurian kendaraan bermotor.


\nBerdasarkan pola waktu rawan, lanjut Kapolsek, pelaku kasus curanmor biasanya memilih dini hari pukul 01.00-05.00 WIB. Namun demikian, pelaku kejahatan juga memilih waktu siang tergantung situasi dan kondisi aman untuk melancarkan aksi pencurian.

Berkaca pada laporan curanmor, sepeda motor jenis matic seperti Honda Beat berusia di bawah satu tahun masih menjadi target untuk dicuri. 

Cenderung mudah menurut pengakuan para pelaku dan tidak terlalu berat saat dibawa lari. Kemudian harganya cukup mahal dibeli penadah, peminatnya banyak, ucap dia. 

Saidina melanjutkan, kendaraan hasil curian dari Kota Cimahi itu biasanya langsung dijual ke luar wilayah. Seperti Cianjur, Sukabumi, Garut dan wilayah lainnya. Hal itu diketahui dari hasil pengembangan. 

Sudah ada pemesan, rata-rata dilepas di harga Rp3 juta. Jadi pergerakan lepas barang curian itu sangat cepat, terangnya.

AYO BACA : Preman Tobat: Yana Kustiana, Pencuri Motor yang Hijrah Jadi Tukang Ojek Online

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar