Yamaha NMax

Berawal dari Persahabatan, Naire Wedding Gallery Gaungkan Tren Makeup Natural

  Minggu, 18 Agustus 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Nanath Nadia dan lren Aldriana sukses membangun Naire Wedding Gallery. (Eneng REni Nuraisyah Jamil/Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Berteman dekat selama lebih dari 20 tahun, Nanath Nadia dan lren Aldriana sukses membangun Naire Wedding Gallery. Setelah menekuni profesi sebagai make up artist di 2013, dua perempuan lulusan Fikom Unpad itu berhasil mendirikan Naire Wedding Gallery untuk menjawab kebutuhan calon pengantin yang mencari MUA lengkap dengan baju dan perlengkapan pengantin.

Alhasil di ulang tahunnya yang ketiga, Naire Wedding Gallery mencoba memanjakan klien dan calon kliennya melalui ekshibisi bertajuk ’Bloomig with Naire' yang menampilkan intimate fashion show dan mini ekshibisi dari Naire Wedding Gallery serta vendor-vendor terpilih di Hotel Malaka, Bandung, Minggu (18/8/2019).

Co-founder Naire Wedding Gallery, Iren Aldriana mengatakan pada ulang tahun ini, Naire ingin menampilkan berbagai acara mulai dari berbagai talkshow yang menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka di bidang kesehatan, kecantikan, serta pernikahan untuk menambah informasi bagai para calon pengantin di kota Kembang. 

Ulang tahun ketiga ini lebih ke kita penginnya, bagaimana kita cara mengembangkan Naire. Kita juga buat exhibiton buat kenalinnya simulasi wedding, makanya paket yang kita kemas sesuai dengan simulasi wedding yang kita tampilin ini, ungkap Iren di sela acara.

Sementara itu, puncak acara ini diakhiri dengan sebuah fashion show tunggal dengan konsep hangat dan intim yang menampilkan 20 koleksi gaun dan kebaya pernikahan yang dikurasi secara khusus oleh tim Naire Wedding Gallery.  Selain talkshow mengenai cara diet yang sehat dan mudah bagi calon pengantin, tips perawatan wajah pranikah, tips-tips merencanakan pernikahan hingga demo makeup langsung oleh lren Aldriana. 

apalagi Naire stlyle sendiri memang lebih mengusung konsep elegan, simpel, intimate wedding, sederhana tapi mewah. Makanya kita pilih vendor-vendor yang satu visi juga. Gaun-gaun yang kita konsep juga lebih simple jadi kayak minimalis tapi tetap mewah, katanya.

Maklum Iren menilai, sebagai pelaku di pasar tata rias pengantin, penting untuk selalu bisa memunculkan ide baru dan segar dalam bidang yang ditekuninya. Salah satunya dengan mengadakan ekshibisi bertajuk Blooming with Naire ini. Pasalnya sang calon pengantin cenderung lebih memilih make up artist yang Iengkap dengan gaun atau kebaya pengantin. 

Sementara Blooming with Naire ini memang mengusung konsep unik, yaitu bernuansa pesta pernikahan yang simpel minimalis, di tengah ramainya konsep pernikahan bernuansa mewah dan glamor. 

Dulu kan makeup pengantin itu mindsetnya kudu medok bikin pangling tapi malah jadi bikin pengantinnya kaget karena kesannya kayak bukan wajahnya sendiri. Konsep ini juga berawal dari pengalaman pribadi aku di mana waktu aku nikah di 2011, aku pakai makeup  yang bikin mangling dan kesannya medok banget. Cantik sih iya tapi bikin mangling dan justru bikin aku kaget sama muka aku sendiri. Makanya sempet mikir pengin bisa buat jasa rias pengantin tapi dengan makeup yang sederhana tapi tetep mancarin cantik alaminya kita, lanjut Iren.

Senada, Co-founder Naire Wedding Gallery lainnya, Nanath Nadia berharap pengunjung ekshibisi juga merasa menjadi bagian dari sebuah acara pernikahan. Pasalnya ekshibisi ini dikemas seperti simulasi pesta pernikahan asli, lengkap dengan hiburan musik dari beberapa band, sajian makanan dari vendor katering terpilih, serta wedding planner dan MC yang bisa menjadi pilihan.

Dengan begitu, dalam ekshibisi tersebut para calon pengantin khususnya yang berdomisili di Bandung dapat dengan mudah memilah dan memilih vendor pernikahannya dengan mudah di salah satu booth milik Naire. Karenanya Nanath mengaku semua vendor pada acara Blooming with Naire ini sudah teruji kualitas dan layanannya. 

Kita ada 29 vendor setelah melewati seleksi dan pilihan karena dari awal itu berdua emang usung makeup natural. Enam tahun lalu mungkin makeup pengantin kesannya bold, berat, tapi justru kebanyakan konsep itu mulai bergeset karena malah bikin calon pengantin wanitanya mikir 'ih kok muka gue berubah banget sih, cantik tapi malah gimana gitu Makanya kita pengin orang pas di makeup tetap seneng dan gak khawatir wajahnya gak natural, ungkap Nanath.

Namun Nanath tak menampik saat membentuk pasar tersebut memang tak semudah membalikan telapah tangan. Bahkan saat awal merintik bisnis tersebut, Iren dan Nanath tak jarang mendapat penilaian sebelah mata untuk konsep makeup naturalnya.

Dulu juga kadang ada yang underestimated apaan sih kok makeupnya tipis gitu, atau apalah. Cuman kita konsisten aja sama apa yang kita lakukan karena yang namanya bikin tren pasti ada yang suka atau enggak. Tapi kenapa kita tetap banyak yang pakai karena kita ingin konsep 'something new'. Contoh kita dulu identiknya pastel. Dan di tahun ini kita coba usung filosofi blooming colorfull tapi pastel dengan sentuhan khas Naire, ujar Nanath.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar