Yamaha Mio S

Veteran: Dulu Musuh Kelihatan, Sekarang Tidak

  Sabtu, 17 Agustus 2019   Andres Fatubun
Para veteran Itulah mengikuti upacara HUT RI ke-74 di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu (17/8/2019).


“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Ir. Soekarno

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Indonesia telah 74 tahun berdaulat. Kini, rakyat Indonesia hanya perlu memelihara kemerdekaan itu dengan karya dan perjuangan baru: menjaga persatuan. 

Itulah amanat Wakil Ketua DPC Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Bandung, Djono usai mengikuti upacara HUT RI ke-74 di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu (17/8/2019). Ia yang dulu bertugas pada Gerakan Trikora mengajak seluruh rakyat untuk menjaga kemerdekaan ini. 

“Jiwa juang 45 itu jangan sampai hilang, tetap dipertahankan, dan persatuan. NKRI tetap harga mati termasuk Pancasila dan UUD 1945. Itu jangan sampai pudar, jangan sampai mundur,” seru Djono berapi-api.

Sembari membetulkan pecinya, ia mengenang saat menjalankan tugas dari Ambon ke Sorong, Papua pada peristiwa Trikora tahun 1961-1963. Kedatangannya ke Sorong langsung dihadapkan dengan gencatan senjata.

Perjuangannya dulu, lanjutnya, berbeda dengan perjuangan bangsa Indonesia hari ini. Saat merebut kemerdekaan, ia harus berjuang dengan mengangkat senjata. Namun kini, perjuangan itu jauh lebih berat. 

“Sekarang di zaman global kita harus berhati-hati menanggapi atau menerima dari luar, karena dulu perang sama penjajah sekarang perang dengan narkoba, ISIS. Generasi muda jangan mudah tergiur dan terpancing iming-iming dari siapapun,” katanya.

Musuh tak terlihat itu, menurut Djono, jauh lebih berbahaya karena bisa menyebabkan terganggunya persatuan Indonesia. Ia sangat menitipkan agar rasa nasionalisme harus lebih dikedepankan ketimbang ego pribadi.

“Dulu musuh kelihatan, sekarang tidak. Jangan sampai terpancing kita diadu dengan bangsa sendiri,” katanya.

Hal tersebut diamini oleh Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Sebagai anak tentara, ia pun paham bagaimana para prajurit harus berjuang mempertahankan kedaulatan negara. Oleh karena itu, ia meminta warga Kota Bandung untuk terus mejaga kemerdekaan ini. 

“Kemerdekaan itu sudah direbut oleh ‘founding father’, para orang tua kita. Sekarang kita membangun bangsa dan kota ini agar perjuangan para pendahulu kita tidak sia-sia,” ucapnya.

Harapannya tertumpu pada generasi muda. Ia ingin agar anak muda Kota Bandung bisa menjadi bagian penentu perubahan di Indonesia emas 2045. Menurut kajian, di waktu itulah Indonesia akan menempati posisi ke-5 negara terkuat di dunia.

“Mereka ini nanti mau dapat bonus demografi, harapan kita supaya nanti betul-betul bisa mengambil peran sehingga apa yang diramalkan itu terwujud,” ujarnya.

Upacara peringatan HUT ke-74 RI tingkat Kota Bandung di Plaza Balai Kota berjalan dengan khidmat. Selain diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara, upacara juga diikuti oleh para veteran, TNI/Polri, dan para siswa SMA di Kota Bandung.
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar