Yamaha Mio S

Rupiah Menguat Ditopang RAPBN yang Terukur

  Jumat, 16 Agustus 2019   Dadi Haryadi
Rupiah. (istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada sore akhir pekan terapresiasi ditopang sentimen positif dari pembacaan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2020 beserta nota keuangan yang dinilai terukur.

Rupiah menguat 33 poin atau 0,45 persen menjadi Rp14.235 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.268 per dolar AS.

AYO BACA : Stabilitas Rupiah Diperkirakan Terjaga Hingga Akhir Tahun

Mayoritas mata uang global relatif melemah terhadap dolar AS. Namun, mata uang rupiah menguat, bisa dibilang pasar merespon positif RAPBN dan nota keuangan, ujar Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat (16/8/2019).

Dia menambahkan bahwa asumsi-asumsi dalam RAPBN akan menjadi acuan pelaku pasar dalam menentukan arah kebijakan investasi. RAPBN yang terukur akan direspons positif pasar.

AYO BACA : Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 Ditargetkan 5,3 Persen

Berdasarkan RAPBN 2020, inflasi akan tetap dijaga rendah pada tingkat 3,1 persen untuk mendukung daya beli masyarakat. Sementara nilai tukar rupiah diperkirakan berada di kisaran Rp14.400 per dolar AS karena kondisi eksternal yang masih dibayangi oleh ketidakpastian.

Melihat RAPBN, faktor eksternal masih akan mempengaruhi pergerakan rupiah, sementara domestik relatif stabil, katanya.

Eksternal, ia mengemukakan, selain perang dagang ada sentimen terdekat yang sedang diperhatikan pelaku pasar, yakni podato Ketua The Fed Jerome Powell di forum bank sentral tahunan di Jackson Hole, Wyoming, pekan depan.

Dia menambahkan, sedianya Powell akan berbicara tentang tantangan-tantangan keuangan. Pidato Powell akan menjadi perhatian untuk petunjuk baru mengenai prospek suku bunga AS di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang potensi resesi dan pertikaian perdagangan AS-China.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.258 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.268 per dolar AS.

AYO BACA : Bank Indonesia Imbau Masyarakat Rawat Rupiah

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar