Yamaha Mio S

Jadi Penghasil Tembakau, DBHCHT Kabupaten Bandung Capai Rp13 Miliar

  Selasa, 13 Agustus 2019   Mildan Abdalloh
Tanaman tembakau di Nagreg, Kabupaten Bandung. (Mildan Abdalloh/Ayobandung.com)

NAGREG, AYOBANDUNG.COM--Kabupaten Bandung merupakan daerah penghasil tembakau. Walaupun bukan yang terbesar di Jawa Barat, namun kontribusi terhadap produksi tembakau cukup besar.

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Bandung, Sambas mengatakan, terdapat 17 dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung yang menjadi penghasil tembakau.

AYO BACA : Bebas Bahan Kimia, Petani Tembakau Nagreg Masih Olah Tradisional

Salah satunya adalah Kecamatan Nagreg dan Cicalengka. Dua kecamatan ini menjadi penghasil tembakau berkualitas.

Produksinya lumayan besar. Untuk Nagreg saja mencapai 8.700 kg/tahun, tutur Sambas, Selasa (13/8/2019).

AYO BACA : Begini Harapan Petani Tembakau Jelang Panen

Petani tembakau di Kabupaten Bandung ini tidak serta merta hanya memproduksi tembakau. Melainkan mereka juga menghasilkan devisa bagi negara lewat dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). 

Untuk tahun Kabupaten Bandung menerima DBHCT senilai Rp13 miliar lebih, ujarnya.

DBHCHT yang diterima Pemkab Bandung dialokasikan untuk pelbagai bidang.

Sesuai aturan, dialokasikan paling sedikit 50 persen untuk kesehatan dan sisanya untuk kepentingan petani tembakau, tutupnya.

AYO BACA : Pemkab Bandung Kelola Rp11,2 Miliar dari DBHCHT

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar