Yamaha Mio S

Bebas Bahan Kimia, Petani Tembakau Nagreg Masih Olah Tradisional

  Selasa, 13 Agustus 2019   Mildan Abdalloh
Tanaman tembakau di Nagreg, Kabupaten Bandung. (Mildan Abdalloh/Ayobandung.com)

NAGREG, AYOBANDUNG.COM--Nagreg merupakan salah satu Kecamatan penghasil tembakau di Kabupaten Bandung.

Sebagian kecil, hasil tembakau dijual ke pabrik, sisanua diolah sendiri oleh petani. Harga yang relatif rendah, menjadikan petani memilih mengolah sendiri tembakau yang ditanamnya.

Pabrik itu menerima harga rata, dikisaran Rp20.000/kg-Rp30.000/kg. Mau yang kualitasnya bagus, atau yang biasa, tutur Dayat salah seorang petani tembakau asal Kampung Pamujaan, Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Selasa (13/8/2019)

AYO BACA : Begini Harapan Petani Tembakau Jelang Panen

Karena harga jual ke pabrik rendah, petani biasanya hanya menjual tembakau kualitas paling kepada pabrik .

Yang dijual kepada pabrik hanya daun bagian bawah. Tembakau itu kan daun paling bawaj, kualitasnya paling rendah, ujarnya.

Sementara tembakau kualitas menengah dan bagus atau daun bagian tengah dan atas, diolah sendiri oleh petani.

AYO BACA : Kampanye Hari Tanpa Tembakau dengan Berlari 30 Juta Langkah

Pengolahan tembakau yang dilakukan masih tradisional, sehingga bebas dari bahan kimia.

Dayat menjelaskan, untuk membuat tembakau mole, daun yang baru dipetik direndam terlebih dahulu. Proses ini memakan waktu beberapa hari sampai daun berwarna kemerahan.

Setelah itu, daun kemudian diiris, baik tipis maupun iris kasar. Petani menyebut proses ini dengan nama dirajang sesuai dengan nama jenis pisau khusus yang digunakan untuk mengiris daun tembakau.

Setelah dirajang, daun tembakau kemudian dijemur sampai kering. 

Tahap terakhir, daun yang sudah kering disimpan di luar ruangan atau petani biasa menyebutnya diibunkan atau dibiarkan terkena embun pagi. Hal ini dilakukan dengan tujuan supaya tembakau menjadi lengket.

Setelah proses pengibunan, tembakau siap dijual ke pasar.

AYO BACA : Pemkab Bandung Kelola Rp11,2 Miliar dari DBHCHT

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar