Yamaha Lexi

Gara-gara Pemadaman Listrik, PLN Jabar Digugat

  Selasa, 13 Agustus 2019   Faqih Rohman Syafei
Ilustrasi pemadaman listrik. (Antara)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Perkumpulan Lembaga Perlindungan Konsumen (PLPK) Jawa Barat melayangkan gugatan class action terhadap PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) distribusi Jawa Barat ke Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (13/8/2019).

Ketua Presidium PLPK Jawa Barat, M. Imam Machfudi Noor mengatakan gugatan merupakan buntut dari pemadaman listrik atau black out yang terjadi pada 4 - 5 Agustus 2019 lalu. Pemadaman itu dianggap telah merugikan seluruh konsumen PLN secara material maupun immaterial.

AYO BACA : YLKI Dorong Masyarakat Ajukan Gugatan Atas Pemadaman Listrik

Sambungnya, gugatan didasarkan pada Pasal 46 Undang-Undang Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2002.

"Kami resmi melayangkan gugatan kepada PT PLN distribusi Jawa Barat dan terdaftar dengan nomor 313/PDT/219 PN Bandung 13/8/2019," ujarnya kepada awak media di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (13/8/2019).

AYO BACA : Warga Bandung Mengeluh Dampak Pemadaman Listrik

Dia menjelaskan peristiwa pemadamam listrik yang terjadi pada awal bulan Agustus ini, pihaknya mempersiapkan dahulu sejumlah materi gugatan. Menurutnya, gugatan yang dilayangkan ini terkait pelayanan kepada seluruh konsumen khususnya di Jawa Barat. 

"Lembaga kami yang paling berwenang kareba berdasarkan amanat Undang-Undang. Kami cenderung pada Undang-Undang Perlindungan Konsumen, kalau yang lain mengacu ke tenagalistrikan," katanya. 

Sementara itu, Tim Kuasa Hukum, M. Sandyan Syach menyenutkan setelah gugatan terdaftar, pihaknya tinggal menunggu jadwal persidangan. Disebutkannya, tuntutan ganti rugi yang dilayangkan ke PT PLN beragam tergantung durasi lamanya pemadaman. 

"Gugatan ini mewakili seluruh konsumen akhir semisal kelas rumah tangga, tuntutan kompensasi sesuai kerugian selama padam bervariasi. Materi RI satu rata-rata Rp100 ribu per konsumen, materi R2 Rp500 ribu, dan materi R3 Rp1 juta per konsumen jasa listrik dihitung per Kwh," pungkasnya.

AYO BACA : Dampak Pemadaman Listrik: Industri Tekstil Merugi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar