Yamaha Aerox

bank bjb Gelorakan Semangat Membayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

  Selasa, 13 Agustus 2019   Andri Ridwan Fauzi
Inovasi Terbaru dan Kemudahan Bank Bjb Direktur Operasional Bank Bjb Tedi Setiawan (kiri) bersama Direktur IT, Treasury dan International Banking Bank Bjb Rio Lanasier (tengah) saat konferensi pers, di Auditorium Bjb University, Jalan Naripan, Kota Bandung, Selasa (13/8/2019). (istimewa)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Sebagai elemen pembangunan di Jawa Barat dan Banten, Bank Jawa Barat dan Banten (bank bjb) terus berupaya untuk memberikan kontribusi besar untuk mensejahterakan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan bank bjb adalah dengan menggelorakan untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2) sebelum jatuh tempo.

"Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Jawa Barat dan Banten untuk membayar PBB sebelum jatuh tempo. Jangan lagi menunda-menunda membayar PBB hingga jatuh tempo nanti," ujar Direktur Operasional bank bjb, Tedi Setiawan dalam konferensi pers di bjb University, Selasa (13/8/2019). 

AYO BACA : bank bjb Salurkan Kredit Permodalan Kepada PT RNI

Menurutnya, PBB merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang sangat dibutuhkan untuk membangun daerah. Dengan membayar PBB sebelum jatuh tempo, maka akan membantu pemerintah dalam melakukan pembangunan yang dampaknya akan sangat dirasakan oleh masyarakat luas.

"PBB itu merupakan kewajiban yang akan membantu dan mendukung pembangunan. Jadi sebagai warga negara yang baik, maka diharapkan bisa membayar pajak sebelum jatuh tempo," ungkapnya.

AYO BACA : Ini 3 Fokus Utama yang Akan Dilakukan bank bjb

Karena banyak masyarakat yang menunda-nunda membayar PBB hingga jatuh tempo, maka ada salah satu daerah di Jawa Barat yang angka kontribusi PBB baru mencapai 28%. Kondisi ini, tentunya harus diantisipasi supaya pembayara PBB bisa terus meningkat.

"Angka 28% hingga bulan ini, tentunya bukan angka yang menggembirakan. Karena itu, bank bjb terus menggelorakan untuk membayar PBB sebelum jatuh tempo," terangnya.

Dijelaskan, masyarakat bisa membayar langsung ke kantor bank bjb di setiap daerah. Selain itu, juga bisa melalui aplikasi bjb Digi.

"Kami juga sudha bekerja sama dengan Indomaret, Alfamart, PT Pos, Bukalapak, Tokopedia, dan Traveloka untuk memudahkan masyarakat untuk membayar PBB," tegasnya.

Berdasarkan data, jumlah dana penerimaan PBB-Perdesaan dan perkotaan (P2) di wilayah Jawa Barat dan Banten yang terhimpun melalui bank bjb tahun 2018 sebesar Rp3.584.235.737.704  dengan jumlah transaksi mencapai 9.891.777. Sedangkan sepanjang Juli 2019 ini, jumlah dana penerimaan PBB-P2 di wilayah Jawa Barat dan Banten berhasil terhimpun Rp 2.114.305.100.887 atau tumbuh78,4% year on year. 

AYO BACA : Laba Bersih bank bjb Triwulan II 2019 Tembus Rp803 Miliar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar