Yamaha Mio S

Atasi Banjir, Kolam Retensi Segera Dibangun di Jalan SOR GBLA

  Selasa, 13 Agustus 2019   Fira Nursyabani
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meninjau lokasi rencana pembangunan kolam retensi di Jalan SOR GBLA, Senin (12/8/2019). (Dok. Humas Setda Kota Bandung)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Dalam upaya mengatasi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mempersiapkan pembangunan kolam retensi di Jalan SOR GBLA, Kecamatan Gedebage. Dua kolam retensi akan dibangun dengan total luas 8.000 meter persegi.

Rencana ini terungkap saat Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meninjau lokasi rencana pembangunan, Senin (12/8/2019). 

AYO BACA : Drumpori: Solusi Mudah dan Murah Cegah Banjir

"Pada dasarnya fungsi dari kolam retensi ini untuk menyerap luapan air dari Sungai Cinambo dan saluran air di perumahan-perumahan. Karena memang Gedebage merupakan cekungan paling rendah dari wilayah Bandung," ujar Yana di sela-sela peninjauan.

Yana berharap, kolam retensi di Jalan SOR GBLA sudah dapat berfungsi saat musim hujan tiba. Dengan demikian, banjir yang biasanya melanda kawasan Gedebage bisa diminimalisir.

AYO BACA : Antisipasi Kekeringan dan Banjir dengan Gerakan Bandung Memanen Hujan

Saat ini, proses pembangunan kolam retensi masih dalam tahap perancangan. Namun Yana meminta agar proses perancangan segera dituntaskan.

"Ini manfaatnya besar sekali. Kita berharap secepatnya dapat dikerjakan. Karena sebentar lagi sudah masuk musim hujan," tegas Yana.

Sementara itu, Camat Gedebage Dodit Ardian Pancapana menyebutkan, kolam retensi ini dibangun secara swadaya dengan melibatkan warga Kelurahan Rancabolang, Gedebage.

"Dalam upaya penanganan banjir ini, untuk efisiensi waktu, kami melibatkan potensi dari masyarakat. Beberapa kalangan profesional bersedia membuat rancangan kolam retensi ini untuk nantinya diserahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum," ujar Dodit.

"Setelah rancangan selesai dan diserahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, maka harapannya bisa langsung dikerjakan," ungkapnya.

AYO BACA : DAS Banjir dan Etika Lingkungan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar