Yamaha

PVMBG Naikkan Status Gunung Slamet Jadi Waspada

  Jumat, 09 Agustus 2019   Nur Khansa Ranawati
Kepala PVMBG Badan Geologi Kementrian ESDM, Kasbani. (Dok. PVMBG)

AYO BACA : LIPKHAS GEMPA: Rumah Tahan Gempa Tak Semahal Rumah Umumnya

AYO BACA : LIPKHAS GEMPA: Warga Kira Sesar Lembang adalah Obyek Wisata Baru

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Slamet yang berada di lima kabupaten di Jawa Tengah menjadi waspada (level II) dari sebelumnya normal (level I). Hal ini dilakukan atas dasar pertimbangan meningkatnya aktivitas kegempaan dan deformasi di gunung tersebut.

Kenaikan status dimulai sejak Jumat (9/8/2019) ini pukul 09.00 WIB pagi. Meski demikian, belum ada tanda-tanda erupsi yang nampak dari aktivitas kegempaan yang teramati.

"Terjadi peningkatan aktivitas secara kegempaan dan deformasi yang cukup signifikan, namun secara visual belum teramati adanya gejala erupsi," kata Kepala PVMBG Badan Geologi Kementrian ESDM, Kasbani saat ditemui di Kantor PVMBG, Kota Bandung, Jumat (9/8/2019).

Namun, Kasbani menyampaikan bahwa gunung dengan ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut tersebut menyimpan potensi erupsi yang dapat terjadi kapan saja. Menurutnya, erupsi yang terjadi dapat berupa erupsi magmatik maupun erupsi freatik.

"Potensi erupsi dapat terjadi sewaktu-waktu," ungkapnya. 

Lebih lanjut dirinya mengimbau agar masyarakat dan pengunjung tidak mendekati kawah di puncak Gunung Slamet sejauh radius 2 kilometer. Di samping itu, pemerintah daerah juga diminta untuk terus berkoordinasi dengan POS PGA Slamet atau PVMBG.

"Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak berada atau beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah puncak Gunung Slamet," imbaunya. 

Peningkatan aktivitas Gunung Slamet tercatat terakhir kali terjadi pada Maret hingga Agustus 2014. Ketika itu, peningkatan aktivitas diikuti dengan erupsi yang menghasilkan material abu dan lontaran material pijar di sekitar kawah.

AYO BACA : LIPKHAS GEMPA: Peristiwa Gempa Sesar Baribis di Jawa Barat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar