Yamaha Lexi

Hobi Bersepeda, Ini Suka Dukanya bagi Nirina dan Ernest

  Kamis, 08 Agustus 2019   Republika.co.id
Pasangan suami istri Nirina Zubir dan Ernest Syarif bersama dengan kedua anak mereka saat berbincang mengenai pengalaman bersepeda Jakarta-Bali, Rabu (7/8/2019). (Republika/Farah Noersativa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Pasangan artis, Nirina Zubir dan Ernest Syarif, baru saja menyelesaikan perjalanan bersepeda dari Jakarta menuju Bali pada Juni 2019. Keduanya bersama-sama bersepeda melintasi 12 kota selama 12 hari.

Misi ini berangkat dari keisengan perempuan yang akrab dipanggil Na itu. Dia ingin ditemani bersepeda oleh suaminya. Keduanya akhirnya berhasil menempuh perjalanan jauh tersebut. Meski begitu, baik Nirina maupun Ernest mengaku punya pandangan yang berbeda dalam bersepeda.

“Kalau Ernest memang sudah suka bersepeda dan memang hobi. Kalau saya lebih suka bersepeda untuk melihat pemandangan yang ada,” kata Nirina saat pembukaan pameran foto #suami_istri_ride di Dapuraya Blok M Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019).

Na mengaku sebenarnya sempat lama tidak bersepeda semasa dia muda. Ini karena ia memiliki banyak pengalaman yang tak mengenakkan ketika bersepeda.

Ibu dari Zifara dan Elzo itu pernah jatuh ketika menaiki sepeda di jalan saat kecil. Hal itu membuatnya sempat ogah menyentuh sepeda lagi.

Lalu ketika Na ikut keluarganya pindah ke Beijing, ayahnya sempat memberinya sepeda sebagai alat transportasi ke sekolah. Dia pun terpaksa menggunakannya lantaran masyarakat di sana memang terbiasa bersepeda.

“Di sana rutenya juga harus bolak-balik karena pada saat di jalan saya sempat terkena kotoran. Jadi, saya harus pulang dulu untuk ganti baju,” ungkap Na. Oleh sebab itu, dia pun memiliki ingatan yang tak menyenangkan dalam bersepeda.

Sementara itu, suaminya Ernest sangat berbeda dengan Na. Ernest mengaku telah memiliki hobi bersepeda sejak kecil. Bisa dikatakan, dia sangat dekat dengan sepeda.

“Saya dekat dengan sepeda sejak umur tujuh tahun. Selalu serius akan hobi itu. Lalu mulai serius banget 2006,” ungkap Ernest.

Mantan gitaris band Cokelat itu sempat rutin mengadakan tur sepeda kecil-kecilan sepanjang sekitar delapan kilometer. Hal itu ia lakukan bersama dengan komunitas sepeda di setiap kota ketika Cokelat tampil di luar kota. Kegiatan yang dimulai sejak 2007 itu ditujukan agar mengakrabkan para pecinta sepeda.

Ketika mulai berpacaran dengan Nirina, Ernest lalu mulai mengajak Nirina untuk bersepeda. Nirina pun mulai ikut bersepeda lipat sejak 2012.

Sejak saat itu Nirina pun mulai suka bersepeda. Ernest memperkenalkannya pada kegiatan bersepeda dengan jenis sepeda balap. Hingga akhirnya, Nirina mencetuskan ide untuk bersepeda dengan rute Jakarta hingga Bali.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar