Yamaha Lexi

PPP: Visi Misi Jokowi dan Prabowo Ibarat Diagram Venn

  Rabu, 07 Agustus 2019   Fira Nursyabani
Presiden Joko Widodo (kanan) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kanan) berpelukan saat tiba di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Sekretaris Jenderal DPP PPP Arsul Sani mengatakan partainya tidak menutup peluang apabila Partai Gerindra bergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

AYO BACA : Jokowi Unggah Foto Kenangan Bersama Mbah Moen

"PPP memang tidak pernah menutup peluang itu (Gerindra gabung KIK), kami kembalikan kepada Jokowi," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

AYO BACA : Wujudkan Mimpi Jadi Nyata, Warga Tasik Nekat Jalan Kaki Temui Jokowi

Dia meyakini, Jokowi akan berbicara dengan ketua umum parpol di dalam KIK sebelum mengambil keputusan terkait penambahan anggota koalisi. Arsul meyakini visi-misi Jokowi-Ma'ruf dengan visi-misi Prabowo-Sandi ibarat diagram venn yang memiliki arsiran tebal namun masing-masing beda penekanannya.

Menurut dia, kalau ada yang diambil dari arsiran tebal visi-misi Prabowo-Sandi lalu ditambahkan pada visi-misi Jokowi-Ma'ruf, tentu itu lebih baik. "PPP selalu percaya pikiran dua orang akan lebih baik dari satu orang, apalagi pemikiran dari dua kelompok yang berbeda maka akan memperkaya dari pemikiran yang ada pada kelompok Jokowi," ujarnya.

Arsul mengatakan terkait kemungkinan penambahan anggota koalisi, masing-masing partai memiliki sudut pandang yang berbeda-beda. Namun menurut dia kalau semua partai KIK sudah bertemu lalu disepakati suatu hal dan melahirkan sebuah kesepakatan atau keputusan maka semuanya akan mematuhi.

"Kalau nanti sudah bertemu, sudah disepakati lalu melahirkan sebuah kesepakatan atau keputusan, semuanya akan mengikuti, apakah dengan menambah koalisi atau tidak dengan menambah anggota koalisi," katanya.

AYO BACA : Presiden Pastikan Ibu Kota Pindah ke Kalimantan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar