Yamaha Lexi

Sumatera Disebut Solusi Cadangan Listrik Jakarta

  Selasa, 06 Agustus 2019   M. Naufal Hafizh
Situasi di Halte TransJakarta Harmoni saat pemadaman listrik di Jakarta, Minggu (4/8/2019) (ANTARA/Shofi Ayudiana)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Pakar ketenagalistrikan Institut Teknologi Bandung, Pekik Argo Dahono, mengatakan, salah satu solusi mengatasi cadangan listrik Jakarta serta wilayah Jawa bagian Barat adalah mensuplai cadangan listrik dari Pulau Sumatera melalui jaringan kabel bawah laut.

“Yang paling bagus seharusnya listrik kita di Jawa bagian Barat segera disambung ke Sumatera. Jadi kalau listrik Timur putus bisa disumbang dari Sumatera,” kata Prof Pekik saat dihubungi di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Pekik mengatakan, solusi untuk membangun transmisi listrik dari Sumatera ke Jawa melalui jaringan kabel bawah laut pernah diwacanakan sebelumnya, namun tidak lama isu tersebut tenggelam karena izinnya dicabut.

AYO BACA : Listrik Padam Bukan Karena Sabotase SUTET 500 KV di Semarang

Selain itu, Pekik menjelaskan Jakarta dan wilayah Jawa bagian Barat memang masih bergantung pada pembangkit listrik yang ada di bagian Timur sehingga ketika di wilayah timur kehilangan daya, wilayah barat mengalami trip (terputus).

Dengan demikian, ia mengungkapkan wilayah Jawa bagian Barat (DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat) seharusnya mempunyai pembangkit listrik yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan dunia industri yang banyak terdapat di wilayah ini.

Namun masalahnya, sambung Pekik, pembangkit listrik di Barat kurang karena berbagai kendala, salah satunya tanah di Barat mahal sehingga cukup sulit untuk mencari lahan untuk pembangkit baru.

AYO BACA : PLN Janji Pemadaman Listrik Malam Ini Selesai

Dosen Teknik Elektro ITB itu juga menyebutkan ada dua PLTA besar di wilayah Barat yakni Saguling dan Cirata yang berfungsi sebagai penstabil daya dan tegangan sekaligus untuk mengirimkan pasokan listrik dari Timur ke Barat.

Selain kedua PLTA tersebut, Suralaya dan Cirebon power juga termasuk pemasok listrik ke Jawa bagian Barat. Namun, pembangkit listrik tersebut belum cukup untuk menanggung kebutuhan listrik di Barat.

Solusi lain untuk mencukupi kebutuhan listrik Jawa bagian Barat, selain menambah pasokan dari Sumatera juga adalah pembangunan infrastruktur yang sudah menjadi target PLN di 2022.

Ada beberapa pembangkit yang dibangun seperti di Bekasi, Cirebon, dan Pelabuhan Ratu. Pembangunan ini masuk dalam program 35.000 MW yang dicanangkan pemerintah.

“Itu salah satu solusinya. Cuma semuanya itu PLTU. Kelakuan PLTU itu kalau sudah nyala tidak mau dimatikan, kalau sudah mati, sulit dinyalakan,” ujarnya.

AYO BACA : Terkenang Zaman Dahulu Setelah Tragedi Pemadaman Listrik

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar