Yamaha Lexi

6 Kecamatan di Purwakarta Kesulitan Air Bersih

  Minggu, 04 Agustus 2019   Dede Nurhasanudin
DPKPB Kabupaten Purwakarta sedang distribusikan air bersih ke warga.

PURWAKARTA KOTA, AYOBANDUNG.COM--Dampak musim kemarau panjang semakin dirasakan sejumlah masyarakat di Kabupaten Purwakarta. Mereka kerap kali kesulitan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mengetahui hal itu, Pemkab setempat terus memantau wilayah kesulitan air bersih melalui dinas terkait. Bahkan Pemkab membuka layanan call center 112 untuk memudahkan pengaduan masyarakat soal krisis air bersih yang terpusat di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta melansir enam Kecamatan di Kabupaten Purwakarta mengalami kekeringan sejak beberapa minggu ini. Pihaknya telah distribusikan setidaknya 61 ribu liter air bersih.

"Ke enam Kecamatan yang mengalami kekeringan itu adalah Kecamatan Jatiluhur, Plered, Tegalwaru, Sukatani, Bojong, dan Maniis. Keenam Kecamatan itu telah meminta bantuan air bersih sejak Juni 2019 dampak kekeringan," kata Kepala DPKPB Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono, Minggu (4/8/2019).

Dia menyebut, dari keenam Kecamatan kekeringan terparah dialami Kecamatan Jatiluhur dan Kecamatan Tegalwaru. Ada sekitar 617 keluarga terdampak kekeringan di tiga desa di Kecamatan Tegalwaru. Sedangkan di Kecamatan Jatiluhur ada sekitar 225 keluarga yang tersebar di tiga desa juga mengalami hal serupa.

Wibi menambahkan, DPKPB Kabupaten Purwakarta berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa soal titik pendistribusian air bersih. Warga dapat mengambil air bersih secukupnya. "Buat cuci, buat masak, mandi, jelaslah," ujar Wibi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar