Yamaha

Gempa Sebabkan Kerusakan, Kemunculan Gempa Dahsyat 9 Mg Ditakuti

  Minggu, 04 Agustus 2019   Irpan Wahab Muslim
Gempa Sebabkan Kerusakan, Kemunculan Gempa Dahsyat 9 Mg Ditakuti. (ayotasik.com/Irpan Wahab)

SALAWU, AYOBANDUNG.COM--Gempa yang terjadi pada Jumat (02/7/19) Malam tidak hanya menimbulkan kepanikan warga Tasikmalaya, Gempa juga menimbulkan kerusakan. Kerusakan akibat gempa berkekuatan  7,4 SR sebabkan keruksakan rumah warga di Desa Neglasari dan Mekarmukti Kecanatan Salawu.

BPBD Kabupaten Tasikmalaya mencatat, di dua Desa tersebut ada lima rumah warga alami rusak. Selain dinding retak, beberapa bagian dinding lain ambrol. Material pasir sempat menimpa pakaian serta perabotan rumah saat terjadinya gempa.

"Hasil pantauan dilapangan ada lma rumah rusak. Kebanyakan kerusakan itu retak dan ada yang ambrol," Kata relawan BPBD Kecamatan Salawu Udan Zaenudin, Minggu (04/7/19).

Korban Gempa Cucu warga Neglasari mengakui, dinding rumah bagian belakang mengalami retak cukup lebar sekitar 50 Centimeter. Selain itu, bagian Dindin dapur mengelupas. Meski dalam kondisi rawan ambruk, ia memilih bertahan karena bingung tidak ada tempat mengungsi.

"Paling yang retak diperbaiki lagi, takut sih pak takutnya ada susulan. Kalau wilayah sini memang rawan, ada gempa sedikt juga terasa banget, " papar Cucu.

Selain merusak lima rumah di Kecamatan Salawu, Gempa yang membuat warga panik tersebut juga menghancurkan bagian belakang rumah Lia Muntakilah warga Bantarhuni Desa dan Kecamatan Gunung Tanjung. Kerusakan cukup parah yakni ambrolnya dindin bagian belakang rumah.

Gempa Banten, memunculkan Kekhawatiran Warga Pasisir Selatan Tasik

Gempa berkekuatan 7.4 Skala Richter pukul 19:03:21 WIB pada posisi 7.54 LS 104.58 BT atau 147 km Barat Daya SUMUR-BANTEN pada Kedalaman 10 Km yang terjadi Jumat (2/8/2019) lalu menimbulkan kekhawatiran warga pesisir pantai selatan Tasikmalaya. 

Mereka khawatir Gempa banten kemarin sebagai awal terjadinya gempa lebih besar. Mengingat, beberapa pekan lalu muncul adanya informasi akan terjadinya gempa berkekuatan 9 SR melanda pasisir selatan Jawa. 

"Kemarin baca-baca di media sosial, akan terjadi gempa besar meskipun tidak tahu kapan waktunya. Saya disini jadi khawatir itu terjadi, " papar Abdul Aziz salah seorang warga Cipatujah melalui sambungan telepon.

Hal senada dikatakan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Kabupaten Tasikmalaya Dedi Mulyadi. Dedi menuturkan, sebagai nelayan dan masyarakat Desa Sindangkerta Kecamatan Cipatujah merasa khawatir terjadinya gempa berkekuatan besar yang dapat menimbulkan Tsunami.

"Meskipun prediksi dan belum tahu terjadinya kapan, kami cukup khawatir. Terlebih kami tinggal di pesisir pantai selatan Jawa. Mudah-mudahan semuanya tidak terjadi, " pungkas Dedi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar