Yamaha

Tasikmalaya Hingga Bekasi Ikut Panik Rasakan Gempa Banten

  Jumat, 02 Agustus 2019   Redaksi AyoBandung.Com
Masyarakat yang berkunjung ke Summarecon Bekasi berhamburan keluar setelah merasakan guncangan gempa yang berpusat di Banten, Jumat (2/8/2019). (Firda/Ayobekasi.net)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Gempa melanda Sumur, Banten, sekitar pukul 19.03 WIB dengan kekuatan mencapai 7,4 SR, Jumat (2/8/2019). Gempa tersebut juga dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Barat.

Salah seorang warga Tasikmalaya dari Perum Margamulya Desa Cikunir,Kecamatan Singaparna, Sony (33) menuturkan, saat itu ia hendak mandi, namun lantaran tiba-tiba terasa guncangan, dirinya langsung ke luar rumah.

"Tadi mau mandi, pas kerasa gempa langsung keluar saja. Ternyata yang lain sudah diluar semuanya," katanya.

Begitu juga Fahmi (29). Fahmi hanya bisa diam didalam rumah saat terjadinya gempa. Ia baru tersadar sesaat setelah gempa berhenti.

"Untung tidak lama, saya panik tapi hanya diam dirumah. Astagfirulloh kaget setelah semuanya terhenti, " pungkas Fahmi.

Saepudin (28), salah seorang warga Purwakarta mengaku, merasakan guncangan saat tengah mengaji bersama keluarga. Karena khawatir dia pun keluar rumah mengajak keluarganya tersebut.

"Tadi sedang mengaji, tiba tiba terasa bergoyang, awalnya dikira getaran mobil yang melintas, tapi kencang. Saat keluar rumah tetangga sudah pada di luar baca istihfar," kata bapak dua anak itu.

Tak hanya Saepudin, Deden (50) warga lainnya juga merasakan hal serupa. Bahkan dia mengaku hingga saat ini masih merasa khawatir ada gempa susulan.

"Sedang nonton tiba-tiba tv bergoyang, sampai sekarang masih merasa pusing," ujar dia.

Sementara itu, di Tegal Peuteuy, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, beberapa warga terlihat berhamburan keluar rumah saat gempa terjadi. Di antara mereka tampak saling bertanya mengenai gempa yang dirasakan.

Salah seorang warga, Rudy mengatakan, gempa yang ia rasakan itu terasa cukup lama. "Iya gempa, lama ya," ujar Rudy usai gempa terjadi.

Sementara itu di Bekasi, membuat masyarakat yang sedang berkunjunng di Summarecon Mall Bekasi panik. Fairus, seorang saksi mata, menyebut terjadinya gempa di dalam mal hingga membuat piring dan gelas di restoran ikut berjatuhan.

"Orang-orang pada panik dan berebut turun ke bawah. Getarannya kencang sekali sampai tadi saya berusaha lari sambil pegangan sama ibu saya," katanya.

Begitu sampai di bawah, lanjut Fairus, orang sudah ramai berkumpul di luar karena khawatir gempa meruntuhkan bangunan. Hingga pukul 19.20 WIB, situasi dilaporkan sudah mulai kondusif.

Sementara itu, menurut informasi dari Instagram BMKG, lokasi gempa berada di 7.54 LS,104.58 BT atau 147 km Barat Daya Sumur-Banten dengan kedalaman gempa terjadi di kedalaman 10 Km.

BMKG menyatakan, gempa tersebut berpotensi tsunami. Gempa tersebut pun terekam pada seismograf Pos Pengamatan Gunungapi Tangkuban Parahu. Amplitudo maksimum 50 mm, skala diperkirakan MMI 4.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar