Yamaha Mio S

Kuburan Kuno dari Abad Kedua Masehi Ditemukan di Turki

  Jumat, 02 Agustus 2019   Republika.co.id
Kompleks kuburan kuno di Karabuk Turki. (Daily Sabah)

KARABUK, AYOBANDUNG.COM—Sebuah makam batu yang diperkirakan telah ada sejak abad kedua Masehi ditemukan di situs ziarah kuno Kristen di Provinsi Karabuk Turki atau di wilayah Laut Hitam barat.

Situs ziarah itu menjadi tempat kelahiran Saint Alypius the Stylite, dan dikenal sebagai Zeugma di wilayah Laut Hitam Turki karena mosaik-mosaiknya telah ditemukan di daerah itu.

AYO BACA : Tepergok Jadi Pocong, Dua Remaja Dihukum Tidur di Kuburan

Tim penggalian yang dipimpin Ersin Celikbas dari Departemen Purbakala Universitas Karabuk telah menemukan benda-benda kuno seperti tiga koin kuno, pengikat tulang, botol keramik, dan gelas kecil di makam batu itu. 

Celikbas mengatakan pihaknya telah menemukan sebanyak 33 makam dengan ukuran dan bentuk yang berbeda. “Temuan menakjubkan bahwa kuburan itu berasal dari abad kedua Masehi,” kata Celikbas seperti dilansir Daily Sabah, Jumat (2/8/2019).

AYO BACA : Tradisi Warga Kota Bandung Menyambut Ramadan di Tahun 1920-an

Celikbas mengungkapkan, penggalian tengah dilakukan di Gereja C dan daerah Necropolis. Penggalian akan berlanjut sampai akhir bulan. Dia meyakini timnya telah menemukan temuan penting kedua di area itu yang menjadi penting bagi sejarah situs kuno yang diyakini digunakan sebagai perumahan selama periode Hellenistik akhir, Romawi, dan Byzantium awal.

Dia mengatakan, timnya telah mengidentifikasi struktur yang berbeda yang berdekatan dengan Gereja C. Sementara diprediksi sebagai tempat produksi kaca. Sebab sebelumnya tim penggalian menemukan berbagai gelas dengan warna yang sama yang menunjukan adanya bengkel di tempat itu. “Di dasar struktur, sisa-sisa perapian dan batu bara ditemukan,” katanya.

Pekerjaan penggalian di situs kuno awalnya dimulai pada 2003. Sejauh ini proses penggalian telah dilakukan pada dua pemandian, dua struktur gereja, struktur pertahanan, kuburan batu, teater, dan struktur berkubah.

AYO BACA : Saksi Sejarah KAA 1955, Moh Fadli Badjuri Tutup Usia

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar