Yamaha Aerox

Kapolres Subang: Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Erupsi Susulan Tangkuban Parahu

  Jumat, 02 Agustus 2019   Faqih Rohman Syafei
Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni, saat memberikan penjelasan kondisi terkini Gunung Tangkuban Parahu kepada wartawan, Jumat (2/9/2019).

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat erupsi susulan Gunung Tangkuban Parahu pada Kamis (2/8/2019) malam.

"Pengecekan kami dari tadi malam sampai pagi ini tidak ada korban jiwa maupun luka," ujarnya kepada awak media di Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Parahu, Jumat (2/8/2019).

Ia mengatakan ketika erupsi terjadi, sudah tidak ada aktivitas warga maupun wisatawan di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu. Sehingga tidak menimbulkan korban akibat abu vulkanik sisa erupsi.

"Termasuk kegiatan diatas sudah tutup pada malam hari, erupsi susulan terjadi sekitar pukul 20.46 WIB," katanya. 

AYO BACA : Tangkuban Parahu Ditutup, Wisatawan Kecewa dan Pilih Pulang

Disebutkannya, berdasarkan data yang tercatat erupsi susulan menghasilkan kolom abu setinggi 180 meter. Namun jika dibandingkan dengan erupsi yang pertama, sisa abu vulkanik tidak sampai menutupi area parkiran. 

"Tidak sebesar pada waktu pertama dan tidak di pengaruhi angin sehingga abu yang ke atas turun ke dalam kawah. Kalau kemarin sampai menutup aspal," terangnya. 

Dia mengatakan TWA Gunung Tangkuban Parahu ditutup sementara untuk umum, pasalnya belum stabil. Hal tersebut sebagai langkah antisipasi jatuhnya korban, apabila erupsi terjadi kembali. 

"Sudah ada penurunan dan dianggap normal 0,5 - 2 mm, ini masih fluktuatif. Alam ini tau-tau bisa bergerak lebih besar jadi bahaya. Kita tutup, disarankan 500 meter tidak ada disekitar bibir kawah," ucapnya. 

Joni mengimbau kepada masyarakat sekitar untuk tetap tenang serta ikuti arahan dari petugas.
 

AYO BACA : Berpotensi Hujan Abu, Jarak Aman Tangkuban Parahu 1,5 Km

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar