Yamaha

Hamza, Putra Osama bin Laden Tewas

  Kamis, 01 Agustus 2019   Andres Fatubun
Hamza bin Laden. (CIA)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Putra Osama bin Laden, Hamza, dilaporan tewas. Kabar tersebut disampaikan oleh Badan Pusat Intelijen Amerika Serikat atau CIA pada Kamis (1/8/2019).

Namun CIA tidak merinci secara detil kapan dan di mana anak pendiri Al-Qaeda tersebut tewas.

Kabar ini pertama kali diberitakan oleh NBC dan New York Times.

Februari silam, Pemerintah AS mengeluarkan hadiah sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp14 triliun untuk pemberi informasi soal keberadaan Hamza.

Presiden AS, Donald Trump, menolak memberikan komentar atas tewasnya Hamza. Begitu juga penasihat keamanan, John Bolton, ketika dikonfirmasi awak media massa. 

Hamza menjadi buruan AS, setelah ia mengumumkan kepada seluruh pengikutnya untuk balas dendam atas kematian ayahnya di Pakistan pada Mei 2011. Ia juga mengajak warga di semenanjung Arab untuk melakukan pemberontakan. Ajakannya ini membuat kewarganegaraannya dicabut.

Dalam dokumen penangkapan Osama yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri AS, dikatakan Hamza disiapkan untuk meneruskan perjuangan ayahnya. 

Berbagai versi menyebutkan keberadaan terakhir Hamza. 

Ia pernah diinformasikan berada dalam tahanan di Iran. Namun laporan lainnya menyatakan Hamza berada di Afghanistan, Pakistan, dan Suriah. 

Pasukan elite AS pernah menemukan video pernikahan Hamza dengan putri seorang petinggi Al-Qaeda, Abdullah Ahmed Abdullah or Abu Muhammad al-Masri. 

AS menyatakan Al-Masri terlibat dalam pemboman kedutaan AS di Tanzania dan Kenya pada 1998.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar