Yamaha Aerox

Polemik Sekda Kota Bandung, Gugatan Benny Bachtiar Ditolak

  Selasa, 30 Juli 2019   Nur Khansa Ranawati
Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Bandung, Bambang Suhari. (Nur Khansa Ranawati/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Wali Kota Bandung, Oded M. Danial telah menyampaikan jawabannya atas gugatan yang dilayangkan oleh Staf Ahli Pemkot Cimahi, Benny Bachtiar dalam kasus polemik pelantikan Sekretaris Daerah Kota Bandung di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Jalan Diponegoro, Selasa (30/7/2019).

Dalam jawaban yang disampaikan melalui kuasa hukumnya, Bambang Suhari, Oded menolak seluruh gugatan yang diajukan Benny. Bambang mengungkapkan, Wali Kota Bandung tidak memiliki hubungan atau pun kepentingan hukum dengan Benny Bachtiar.

AYO BACA : Benny Bachtiar Resmi Gugat Oded Terkait Pengangkatan Sekda Kota Bandung

Alasannya, dia mengatakan, Oded tidak pernah mengeluarkan surat keputusan tata usaha negara yang berkaitan dengan penggugat. 

“Dalam eksepsi kita menyatakan bahwa penggugat tidak memiliki kedudukan hukum atau legal standing dalam perkara a quo. Karena wali kota Bandung sebagai tergugat sampai saat ini tidak pernah mengeluarkan surat keputusan tentang pengangkatan Bapak Benny Bachtiar sebagai Sekretaris Daerah Kota Bandung,” jelasnya. 

AYO BACA : Polemik Sekda Kota Bandung, Benny Bachtiar Berharap Kepastian Hukum

Bambang menuturkan, mengacu pada asas hukum point de interest point de action, seseorang hanya boleh mengajukan gugatan jika memiliki kepentingan langsung. Sementara, Oded dinilai tidak memiliki hubungan hukum apa pun baik dengan Benny, ataupun bersama Ema Sumarna yang kemudian dilantik menjadi Sekda Kota Bandung Maret lalu. 

“Dengan demikian Pak Benny tidak memiliki hak gugat atau legal standing. Oleh karena itu kami dengan tegas menolak seluruh dalil-dalil sebagaimana surat gugatan yang sudah disampaikan oleh penggugat,” ujarnya.

Bambang bersikukuh, proses pelantikan Ema Sumarna menjadi Sekda Bandung telah sesuai dengan aturan. Termasuk perihal penggantian usulan nama Sekda yang hendak dilantik menjadi Ema Sumarna, Bambang mengatakan Oded wali kota telah menempuh jalur sesuai dengan aturan.

“Dalam ketentuan pasal 127 ayat 3 peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil dinyatakan bahwa sebelum mengangkat dan melantik bupati wali kota terlebih dahulu berkoordinasi dengan gubernur. Artinya, dalam penjelasan yang dikoordinasikan itu adaah melaporkan bukan dalam makna meminta persetujuan atau rekomendasi,” paparnya.

AYO BACA : Polemik Sekda Kota Bandung, Pemkot Siapkan Tim Ahli

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar