Yamaha Aerox

Pernah Jadi Korban Body Shaming, Karina Nadila Atur Komentar di Instagram

  Sabtu, 27 Juli 2019   Istihanah Soejoethi
Karina Nadila (instagram)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Body shaming merupakan isu serius yang sering dialami para wanita, termasuk Karina Nadila. 

Runner up kedua Putri Indonesia 2017 itu mengaku sempat menjadi korban body shaming di media sosial. Pasalnya, beberapa kalangan menganggap Karina Nadila tak pantas menjadi seorang Putri. 

"Saat aku ikut Putri Indonesia aku itu memang jauh banget dari image putri yang lembut dan halus. Suara saya treble, tinggi saya pas-pasan kalau dibanding kontestan lain. Jadi banyak yang komentar yang kurang mengenakan di media sosial saya dan akhirnya saya manage comment di media sosial," ujarnya di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019). 

Hal tersebut tak lantas membuat Karina Nadila merasa minder dan putus asa. Perempuan 26 tahun ini membuktikan kalau fisik dan penampilan bukanlah satu-satunya syarat menjadi pemenang ajang pemilihan ratu kecantikan. 

"Kalau saya selalu percaya nilai setiap orang berbeda-beda. Kalau di Putri Indonesia kita ngomong Brain, Beauty and Behavior, oke mungkin tinggi saya pas-pasan, tapi otak saya tidak," katanya. 

Karina Nadila juga mengatakan semua orang memiliki kelebihan masing-masing. "Kalau saya tidak bisa bersaing dengan postur badan, berarti saya harus tunjukan dari dalam diri saya. Itu yang mau saya kasih tahu ke orang-orang," terangnya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar