Yamaha

Pemerintah Umumkan Peraturan Kendaraan Tenaga Listrik Akhir Juli

  Kamis, 25 Juli 2019   Dadi Haryadi
Menteri Keuangan Sri Mulyani mencoba mobil elektrifikasi Toyota Prius Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV). (Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Indonesia dalam waktu dekat akan mengumumkan peraturan pemerintah serta peraturan presiden terkait kendaraan bertenaga listrik.

Satu tentang peraturan presiden mengenai ekosistem industri listriknya. Peraturan pemerintahnya berbagai macam 'treatment' atau perlakuan insentif, seperti PPnBM kemudian jenis kendaraan mendapatkan insentif berdasarkan emisi ada di sana, kata Menteri Keuangan Sri Mulyani usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Kamis (25/7/2019).

AYO BACA : Mengintip Masa Depan Mobil Listrik Dalam Negeri dengan Kelahiran Evhero

Menurut dia, peraturan terkait kendaraan bertenaga listrik diharapkan dapat terbit pada penghujung Juli 2019.

Peraturan itu, jelas Sri Mulyani, dapat mendukung perkembangan industri otomotif berbasis tenaga listrik di Tanah Air.

AYO BACA : Pemprov Jabar Kenakan Pajak Kendaraan Listrik

Diharapkan bisa memposisikan Indonesia sebagai pusat, tidak hanya memproduksi untuk dalam negeri, tetapi juga sebagai center untuk produksi ekspor, ujar Menkeu.

Sri Mulyani mengatakan tren penggunaan kendaraan berbasis tenaga listrik sedang meningkat di sejumlah negara di dunia.

Selain rantai pasok kendaraan bertenaga listrik, Indonesia juga ditargetkan mampu menghasilkan baterai untuk kendaraan tersebut.

AYO BACA : Menristekdikti Harapkan Indonesia Produksi Mobil Listrik pada 2025

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar