Yamaha Aerox

Festival Ngarak Awug Purwakarta Bakal Pecahkan Rekor MURI

  Kamis, 25 Juli 2019   Dede Nurhasanudin
Perayaan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta tahun 2018. (istimewa)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Kabupaten Purwakarta Jawa Barat akan mengagendakan 'Ngarak Awug' pada Sabtu (27/7/2019) dalam rangka Hari Jadi Purwakarta ke-188.

Ngarak awug rencananya dimulai pukul 19.30 WIB di Jalan Raya Pembaharuan atau di areal patung egrang dan berakhir di Jalan Raya RE Martadinata atau di pertigaan jalan kawasan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. 

Acara juga akan menampilkan 20 jenis tari-tarian yang merupakan kesenian perwakilan dari 10 daerah dan 10 provinsi di Indonesia dan akan ditampilkan di panggung kehormatan. 

Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Parawisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta Heri Anwar mengatakan, ngarak awug melibatkan semua aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Purwakarta di tiap tingkatan instasi dan badan usaha milik negara (BUMN). 

Nantinya mereka membawa salah satu makanan berbahan dasar beras yaitu awug menggunakan perlengkapan dapur terbuat dari bambu, semisal tampah, bakul, dan lainnya, dengan berpakaian pangsi untuk laki-laki dan kebaya untuk kaum perempuan. 

"Ngarak awug ini rencananya akan diikuti 4.500 peserta, mereka ramai-ramai membawa awug," ujar Heri kepada Ayopurwakarta.com (Ayo Media Network), Kamis (25/7/2019). 

Ngarak awug juga akan melibatkan Kampung Adat Cipta Gelar Kesenian Rengkok berasal dari Sukabumi sebagai penampil seni dengan massa yang ikut serta sebanyak 100 orang. 

Mereka nantinya akan membawa padi sesuai tema yang diangkat pada peringatan hari jadi tahun ini yaitu Nyi Pohaci. 

"Mereka akan berada di barisan depan selama ngarak awug berlangsung, kemudian diikuti ribuan peserta membawa awug sebagai salah satu makanan berbahan dasar beras," kata Heri. 

Heri menyebut, acara yang begitu meriah ini dimaksudkan agar bisa memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan makanan tradisional terbanyak yang menjadi objek pemecahan rekornya. Hal itu tentu menjadi prestasi bagi pemerintah maupun masyarakat Purwakarta. "Persiapannya sudah maksimal, tinggal pelaksanaan," ucap dia.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar