Yamaha

Masa Penahanan Rommy Diperpanjang Hingga 30 Hari ke Depan

  Kamis, 25 Juli 2019   Fira Nursyabani
Tersangka kasus dugaan suap seleksi untuk pengisian jabatan di Kementerian Agama Romahurmuziy memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (24/7/2019). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan anggota DPR RI 2014-2019 Romahurmuziy alias Rommy. Rommy merupakan tersangka kasus suap seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019.

AYO BACA : Sidang Jual Beli Jabatan Ungkap Kode 'B1' Antara Rommy dan Menag Lukman

"Terhadap RMY (Romahurmuziy), anggota DPR RI dilakukan perpanjangan penahanan selama 30 hari ke depan mulai 25 Juli sampai dengan 23 Agustus 2019," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

AYO BACA : Rommy Akui Terima Rp250 Juta

KPK juga telah memanggil Rommy terkait perpanjangan penahanan tersebut. "Ini yang terakhir (perpanjangan penahanan)," ucap mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait suap seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019. Sebagai penerima, yakni Rommy.

Sedangkan sebagai pemberi, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin. Muafaq sudah dituntut dua tahun penjara karena dinilai terbukti memberikan suap sejumlah Rp91,4 juta kepada Rommy dan caleg DPRD Gresik dari PPP Abdul Wahab.

Sedangkan Haris dituntut 3 tahun penjara karena dinilai terbukti memberikan suap kepada Rommy dan Menag Lukman Hakim Saifuddin sebesar Rp325 juta. Sementara untuk tersangka Rommy saat ini masih dalam proses penyidikan di KPK.

AYO BACA : Rommy Bagi-bagi Surat Berisi Keluhan Para Tahanan di Rutan KPK

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar