Yamaha

Dewan Pers: Banyak Media Sebar Hoaks dan Spekulatif Selama Pemilu 2019

  Kamis, 25 Juli 2019   Fira Nursyabani
Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo (kanan) di sela-sela diskusi bersama insan media di Jakarta, Rabu (24/07/2019). (ANTARA News/Kuntum Khaira Riswan)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo menyebut sejumlah wartawan dan media sempat tidak normal pada masa Pemilu 2019. Menurutnya, banyak media yang tidak memposisikan diri dengan netral dan independen.

“Kalau dalam situasi normal media itu netral dan independen, media menulis dengan proprosional berdasarkan kode etik jurnalistik. Kemarin itu kan abnormal,” ujar Agus Sudibyo usai diskusi bersama insan media di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

AYO BACA : Jokowi Apresiasi Kinerja TKN dan TKD Selama Pemilu

Ia menuturkan, pada masa kampanye hingga putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perselisihan hasil pemilu khususnya pilpres, banyak media dan wartawan yang cenderung berpihak. Media bahkan turut menyebarkan hoaks dan informasi yang spekulatif tanpa verifikasi dan konfirmasi.

“Banyak media berpihak baik pada pihak sana maupun pihak sini. Itu sesuatu yang sebenarnya tidak bisa ditoleransi, tapi sudah terjadi,” kata Agus.

AYO BACA : Pemkot Resmi Bubarkan PPK Pemilu se-Kota Bandung

Oleh karena itu, lanjut dia, pasca-pemilu dan keadaan yang mulai aman media harus kembali pada fungsi sebenarnya yakni menjalankan fungsi kontrol terhadap kekuasaan.

“Sekarang pemilu sudah selesai, dua kubu sudah melakukan rekonsiliasi, di situlah media harus kembali pada khitahnya sebagai kekuatan keempat demokrasi,” lanjutnya.

Agus juga mengharapkan media tidak berfokus mengkritik pemerintah namun juga penguasa lainnya di DPR hingga partai politik. “Media harus menjalankan fungsi kritik pada kekuasaan, tapi kekuasaannya diperluas bukan hanya pemerintah tapi juga pada DPR dan partai politik yang semuanya simbol kekuasaan,” katanya.

AYO BACA : Ini Alasan Prabowo Telat Ucapkan Selamat atas Kemenangan Jokowi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar