Yamaha Aerox

Panitia Kurban Diimbau Pakai Kantong Ramah Lingkungan

  Rabu, 24 Juli 2019   Faqih Rohman Syafei
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, M. Ronny. (Faqih Rohman/ayobandung)

CIMAHI UTARA, AYOBANDUNG.COM -- Panitia kurban Idul Adha diimbau tidak menggunakan kantong kresek atau plastik sekali pakai untuk kemasan daging kurban. Pasalnya, kantong kresek berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, M. Ronny, mengatakan penggunaan kantung kresek sebagai wadah atau kemasan bahan pangan berdampak buruk pada kesehatan tubuh manusia.

"Kantong plastik sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh manusia, karena mengandung zat kimia," ujarnya kepada ayobandung.com di BPSDM Jabar, Rabu (24/7/2019).

Dia mengimbau kepada panitia kurban agar memakai kemasan ramah lingkungan untuk bungkus daging kurban seperti besek bambu atau daun, daun pisang dan sebagainya.

"Oleh karena itu, kami mengimbau agar kantung kresek tidak dipakai untuk membungkus daging kurban. Karena berbahaya untuk kesehatan," lanjutnya.

Ronny menambahkan penggunaan kemasan ramah lingkungan merupakan bagian dari kampanye mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitarnya.

"Sedemikian berbahayanya kantong kresek bisa persoalan di kemudian hari. Sehingga penggunaan kemasan ramah lingkungan bagian dari kampanye sadar lingkungan," ucap Ronny. 

Menurutnya, selain berbahaya untuk kesehatan kantung kresek pun berdampak buruk pada lingkungan karena tidak mudah terurai. Bahkan bisa mencapai puluhan sampai ratusan tahun agar kantong kresek bisa terurai di tanah. 

"Memang plastik sangat sulit terurai di tanah jadi sampai ratusan tahun. Sehingga dapat merusak struktur tanah," terangnya.
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar