Yamaha NMax

Jabar Siap Penuhi Kebutuhan Program Magang Nelayan dengan Ishinomaki Jepang

  Senin, 22 Juli 2019   Nur Khansa Ranawati
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menerima audiensi Dewan Pemagangan Perikanan terkait MoU dan LoI Pemkot Ishinomaki Jepang dengan Pemprov Jabar di Gedung Sate, Senin (22/7/2019). (Dok Humas Pemprov Jabar). (Dok Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyiapkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berminat mengitukti magang nelayan di Ishinomaki, Jepang sebanyak mungkin.

AYO BACA : Si Perut Laper Raih Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan dalam pertemuan dengan Direktur Perikanan Ishinomaki Kanno Kenji lulusan SMK di Jabar yang mengikuti program ini dipastikan akan mendapatkan gaji dan fasilitas yang menarik. “Program magang 3-5 tahun dilatih Ishinomaki, gaji sebulan pertama bisa Rp14-Rp15 juta,” katanya usai pertemuan di Gedung Sate, Bandung, Senin (22/7/2019).

AYO BACA : Sekda Jabar Sarankan Pemkot Bandung Bentuk Badan Usaha Pemelihara GBLA

Menurutnya tawaran menarik ini tengah ditindaklanjuti oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Jabar beserta Biro Pemerintahan dan Kerjasama Setda Jabar. Terutama menghitung kebutuhan pihak Jepang dan kesiapan lulusan SMK yang disiapkan oleh Dinas Pendidikan Jabar. “Rencananya berapapun kebutuhan Jepang kita akan penuhi,” katanya.

Iwa mengaku pihak Ishinomaki bersemangat dengan lulusan SMK Jawa Barat karena sejauh ini nelayan asal Jabar termasuk yang paling cakap dan baik saat bekerja. Kerjasama yang sudah berjalan cukup lama ini tinggal dioptimalkan. “Kita juga punya SMK perikanan, kita coba dengan Disdik mengoptimalkan lulusan,” paparnya.

Menurutnya magang di Ishinomaki merupakan kesempatan emas bagi lulusan SMK agar bisa menjadi nelayan terdidik dan modern. “Gaji Rp14-Rp15 juta sebulan itu bersih, bahkan bisa sampai Rp20 juta,” ujarnya.

Dengan mengirim peserta program magang nelayan tersebut, Iwa berharap ketika kembali ke Jawa Barat, provinsi ini memiliki nelayan terdidik. Hal yang sama menurutnya diharapkan didapat lewat program dengan pihak lain terkait lulusan SMK di bidang tertentu. “Kita berharap ke depan, nelayan atau petani minimal lulusan SMK. Program ini berita baik buat lulusan SMK,” katanya.

AYO BACA : Iwa Karniwa Janjikan Tahura Juanda Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar