Yamaha Aerox

MWA Unpad Tolak Keberatan Penggugat Terkait Polemik Pilrek

  Senin, 22 Juli 2019   Nur Khansa Ranawati
Majelis Wali Amanat (MWA) Unpad menolak ajuan keberatan yang dilayangkan salah satu calok rektor dalam Pilrek Unpad, Atip Latipulhayat, terkait pengulangan proses Pilrek Unpad.

COBLONG, AYOBANDUNG.COM—Majelis Wali Amanat (MWA) Unpad menolak ajuan keberatan yang dilayangkan salah satu calok rektor dalam Pilrek Unpad, Atip Latipulhayat, terkait pengulangan proses Pilrek Unpad.

Atip yang juga menggugat MWA Unpad dan Kemenristekdikti di Pengadilan Negeri IA Bandung tersebut meminta segala hal yang berkaitan dengan proses pilrek Unpad dapat dihentikan hingga ada putusan hukum yang dianggap mengikat.

AYO BACA : Mahasiswa Unpad Daur Ulang Kulit Jeruk Jadi Pembasmi Jentik

Namun, pihak MWA menolak ajuan tersebut dan memilih untuk tetap melangsungkan proses pilrek yang diulang, mengacu pada surat Kementristekdikti pada 10 April 2019. Penolakan tersebut termaktub dalam surat tertanggal 17 Juli 2019.

"Surat ketua MWA Unpad tertanggal 17 Juli 2019 pada pokoknya menolak keberatan yang diajukan Prof. Atip Latipulhayat, mengingat gugatan telah melampaui jangka waktu waktu yang ditentukan," ungkap tim kuasa hukum MWA Unpad dalam keterangan resminya, Senin (22/7/2019).

AYO BACA : Mediasi Terus Diperpanjang, MWA Unpad Tetap Selenggarakan Pilrek

Selain itu, penolakan tersebut didasarkan pada proses pelaksanaan Pilrek Unpad yang dikatakan telah memasuki tahap asal penyelesaian.

Oleh karena itu, MWA Unpad melalui tim kuasa hukumnya berharap pada penambahan waktu mediasi yang disepakati kedua belah pihak agar Atip menentukan sikapnya antara menerima atau menolak proses Pilrek Unpad yang diselenggarakan sesuai permintaan Menristekdikti.

Kedua belah pihak hingga saat ini masih mengupayakan mediasi agar gugatan tersebut dapat diselesikan sebelum naik ke meja hijau. Pada 25 Juli 2019 mendatang proses mediasi akan kembali digelar. 

AYO BACA : Sempat Ricuh, Seleksi Calon Mahasiswa Unpad Diundur

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar