Yamaha NMax

Dua Calhaj Asal Garut Gagal Berangkat ke Tanah Suci

  Senin, 22 Juli 2019   Fira Nursyabani
Ilustrasi jemaah haji. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

GARUT, AYOBANDUNG.COM -- Dua jemaah calon haji pada kelompok terbang (kloter) 49 asal Kabupaten Garut gagal berangkat karena sakit dan meninggal dunia. Dengan demikian, pada pemberangkatan jemaah calon haji tersebut ada kekosongan dua kursi.

"Ada yang meninggal satu orang, satu sakit," kata Kepala Seksi Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Garut, Karimudin di Garut, Minggu (21/7/2019).

AYO BACA : Wagub Uu Jadi 'Amirul Hajj Jawa Barat'

Ia menuturkan, kloter tersebut sebanyak 410 orang berikut dengan petugas pendamping sebanyak 15 orang. Kloter diberangkatkan dari Pendopo, Garut, Minggu (21/7/2019) sekitar pukul 06.00 WIB menuju embarkasi Bekasi.

Dua orang yang gagal berangkat, kata dia, tidak sempat diganti dengan jemaah haji lain karena terkendala administrasi seperti belum membuat visa sebagai syarat untuk berangkat ke Makkah. "Dua orang itu mau diganti tapi terkenda visanya yang belum keluar," katanya.

AYO BACA : Kisah Tukang Pijat Naik Haji Asal Cirebon

Ia menyampaikan, calon haji asal Garut yang meninggal dunia itu bisa digantikan oleh anggota keluarganya atau ahli warisnya pada pemberangkatan haji tahun berikutnya. Sementara itu pelaksanaan pemberangkatan ketiga jemaah haji kloter 49, kata Karimudin, berlangsung lancar yang berangkat menggunakan bus berikut mendapatkan pengawalan polisi.

"Alhamdulillah untuk pemberangkatan hari ini lancar, tinggal dua kali atau dua kloter lagi jadwal pemberangkatan jemaah haji dari Garut," katanya.

Jemaah haji asal Garut berjumlah 1.930 orang yang terbagi dalam lima kloter. Pemberangkatan pertama jemaah dilakukan pada Selasa (9/7/2019), kemudian kloter 29 berangkat pada Minggu (14/7/2019), kloter 49 berangkat pada Minggu (21/7/2019), kloter 51 berangkat pada Senin (22/7/2019), dan kloter 79 berangkat pada Selasa (30/7/2019).

Karimudin menyampaikan, pemberangkatan dua kloter jamaah haji sebelumnya tidak ada kendala. Semua jamaah dalam kondisi sehat dan sudah memenuhi persyaratan secara administrasi.

"Mudah-mudahan tidak ada kendala, semua berangkat dan berjalan lancar," katanya.

AYO BACA : Berkat Video Viral, Kakek Ini Langsung Diundang Raja Salman Berhaji

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar