Yamaha NMax

Pelatih Jafri Sastra: Pemain PSIS Sudah Bermain Maksimal

  Minggu, 21 Juli 2019   Dadi Haryadi
Arthur Bonai mendapat kawalan ketat Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir. (Vedyana Ardyansah/Ayosemarang.com)

MAGELANG, AYOBANDUNG.COM--Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra mengaku anak buahnya sudah berjuang ekstra keras saat menjamu Persib Bandung di pekan ke sepulung Shoppe Liga 1 di Stadion Moch Subroto, Minggu (21/7/2019).

Seperti diketahui, dalam laga tersebut, PSIS harus menerima kekalahan dari Maung Bandung dengan skor 0-1. Gol tim asuhan Robert Rene Alberts dicetak oleh Ezechiel Ndouasel di menit 33 babak kedua.

AYO BACA : Persib Kalahkan PSIS 1-0

Berproses dari umpan crosing dari pemain sayap Persib, Henhen Herdiana sundulan Ezechiel berhasil menggetarkan gawang Joko Ribowo.

Sebenarnya kami punya tekad kuat untuk ambil poin penuh di sini. Di babak pertama beberapa kesempatan kita dapat, tapi belum juga membuahkan goal, ujarnya saat usai pertandingan.

AYO BACA : Persib vs PSIS, Babak Pertama Masih 0-0

Coach Jafri mengakui, kartu merah yang didapat Patrick Motta jelang berakhirnya babak pertama membuat dirinya harus berfikir keras untuk menentukan strategi yang tepat. Mengingat PSIS di babak kedua bermain dengan 10 pemain.

Anak-anak sudah berjuang keras di pertandingan ini. Babak kedua kita memang bermain dengan 10 pemain. Tapi kita juga punya peluang, mungkin lebih banyak dari tim tamu, imbuhnya.

Ini pil pahit yang kami terima. Pastinya kekalahan di kandang ini menjadi kerugian bagi kami, tambahnya.

Sementara itu, salah satu punggawa PSIS Escobar mengakui pula, kartu merah di penghujung babak pertama yang diterima Motta sangat membuatnya kesulitan. Tapi kartu merah harus kita tinggalkan kemudian berfikir untuk pertandingan selanjutnya, tukasnya.

AYO BACA : Pelatih PSIS Enggan Anggap Remeh Kekuatan Persib Bandung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar