Yamaha NMax

Korban Banjir Monsun Bertambah, Capai Ratusan Jiwa

  Minggu, 21 Juli 2019   Ananda Muhammad Firdaus
(indianexpress.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Jumlah korban jiwa akibat Banjir Monsun yang melanda Nepal, Bangladesh, dan India kian bertama. Catatan terakhir, korban mencapai 160 orang, disamping jutaan manusia dan hewan was-was dengan bencana itu.

Melansir Yahoo, Sekitar 90 orang meninggal di Nepal, 62 orang lainnnya di Assam India sejak minggu kemarin, dan 12 orang meninggal karena banjir lainnya dari Bangladesh.

Seorang pejabat pemerintahan India, Shiv Kumar mengatakan, 10 badak langka bercula satu mati di taman nasional Kaziranga sejak sungai Brahmaputra meluap dan banjir. 4,8 juta orang yang tersebar di 3.700 desa di negara tersebut terkena dampak banjir.

Menurut otoritas tanggap bencana, frekuensi hujan sudah mereda dalam 24 jam terakhir. Pihak berwenang mengatakan bahwa 12 orang dari berbagai daerah ditemukan meninggal dunia pada hari sabtu. Lebih dari 2,5 juta orang terkena dampak banjir di Bihar, India Timur Laut.

Seorang wanita melahirkan anak pertamanya di atas kapal saat perjalanan menuju rumah sakit di desa Gagalmari, Assam. Wanita yang baru berusia 20 tahun dan bayinya tersebut kembali ke rumahnya tanpa mendapat perawatan rumah sakit.
 
Petugas kesehatan masyarakat, Jyoti Das menyatakan, ibu tersebut tidak mengalami komplikasi setelah melahirkan. Namun, mereka dibawa ke rumah sakit terdekat dengan kapal karena tidak higienis akibat banjir. Pusat kesehatan di desa ditutup karena banjir.

"Saya merasa lebih bahagia jika suaminya ada di sini," ujarnya.

Lebih dari 147.000 orang mengungsi ke tenda di sekitar Assam. Pihak berwenang akan menindak mereka yang mendistribusikan beras dan kebutuhan pokok berkualitas rendah untuk narapidana yang ditahan di daerah sekitar.

"Kami menangkap pihak-pihak tidak bermoral yang memasok beras dan kebutuhan pokok berkualitas rendah untuk korban bencana," kata Menteri Keuangan Assam.

Sementara, kementerian dalam negeri mengatakan bahwa ada 36.728 keluarga terkana dampak banjir Monsun. Banjir dan tanah longsor mengakibatkan 13.000 keluarga meninggalkan rumah mereka. (Sofa Marwati)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar