Yamaha NMax

Surabi Persib, Makanan Tradisional Dicintai Bobotoh

  Minggu, 21 Juli 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Surabi Persib Djumari. (Rayi Nur Syafira)

DAYEUHKOLOT, AYOBANDUNG.COM -- Serabi atau yang sering disebut surabi oleh orang Sunda adalah makanan tradisional Jawa Barat. Rasanya yang selain asin, ada juga yang manis.

Bicara penjual serabi di Jalan Cidurian Utara, Kiaracondong, terdapat serabi yang dijajakan terbilang unik, karena si penjual menamainya sebagai Surabi Persib. Nama makanan yang berpadu dengan nama klub kesayangan warga Bandung.

Sang penjual, Djumari mengatakan bahwa awal mula ia merintis usaha ini berkat keahlian keluarga membuat serabi. Resep turun temurun itu yang memantapkan Djumari menjual serabi.

Terkait penamaan Persib di serabi Djuamari, ia mengaku bahwa itu hanya sebuah tambahan identitas saja, berhubung dirinya adalah seorang bobotoh dan sangat mencintai klub berjuluk Maung Bandung tersebut.

Sementara itu, serabi-serabi yang dijajakannya cukup variatif, namun yang paling digandrungi pembeli adalah serabi telor rasa ayam balado dan rasa coklat keju.
 
“Untuk cabang sendiri dulu pernah ada cabangnya tapi sekarang fokus dulu aja disini jualannya satu tempat,” kata Djumari, Sabtu (20/7/2019) malam.

Untuk membakar serabinya, ia masih memilih menggunakan arang dan kayu. Dibanding menggunakan kompor dan gas, menggunakan cara tradisional maka hasilnya lebih khas pada rasa si serabi.

Selain itu, ia juga menjual serabinya menggunakan gerobak. Menurutnya, meski berjualan dengan gerobak tetapi serabinya itu ramai didatangi pembeli. Terlebih karena harga yang relatif murah dan varian rasa yang beragam.

Surabi Persib ini buka setiap hari mulai pukul 17.00-23.00 WIB. pengunjung yang datang untuk membeli Surabi Persib, tak mengenal usia baik dari kalangan anak kecil hingga dewasa. (Rayi Nur Syafira)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar