Yamaha NMax

Si Perut Laper Raih Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

  Kamis, 18 Juli 2019   Dadi Haryadi
Sekda Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa bersama Asda III (administrasi) Dudi Sudradjat Abdurachim dan Kepala Dinas Perkebunan Dody Firman Nugraha menunjukan penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019 di Hotel Gumaya, Semarang, Kamis (18/7/2019). (Dok Humas Jabar)

SEMARANG, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima penghargaan dalam ajang Awarding Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019 di Hotel Gumaya, Kamis (18/7/2019). Penghargaan diberikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Syafruddin kepada Sekda Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa.

Penghargaan diberikan atas program SI PERUT LAPER. Selain Provinsi Jawa Barat, sejumlah Kabupaten/Kota juga menerima Penghargaan yang sama yakni, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Cimahi.

Iwa Karniwa menjelaskan, Si Perut Laper kependekan dari Sistem Informasi Peta Peruntukan Lahan Perkebunan. Sistem tersebut agar masyarakat mengetahui secara persis lahan perkebunan yang ada sekaligus bisa menjadi sarana investasi lewat tanah perkebunan yang ada di Jawa Barat.

AYO BACA : Si Perut Laper Masuk Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2019

"Mudah-mudahan bisa masuk tahapan selanjutnya bisa masuk top 45. Karena berpeluang bisa dibawa ke tingkat internasional," ujarnya.

Pihaknya mendorong agar ada peningkatan inovasi pelayanan publik. Sehingga mampu mendominasi dalam inovasi yang unggul.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafrudin dalam sambutannya menerangkan, tahun ini ada sebanyak 3.156 inovasi pelayanan publik yang didaftarkan. Total sejak 2014 digulirkan, sudah ada sebanyak 13.214 inovasi pelayanan publik yang dihasilkan.

AYO BACA : Iwa Karniwa Luncurkan

"Inovasi yang dihasilkan ini orientasinya bukan hanya untuk menjembatani kehadiran pemerintah ke masyarakat. Tapi bisa mengakomodir karakter budaya DNA milenial. Pelayanan semakin cepat mudah murah," ujarnya.

Dia menerangkan, adanya reward dana insentif daerah untuk memelihara dan memacu semangat yang lain untuk menghadirkan dan meningkatkan pelayanan publik lebih baik.

Deputi Pelayanan Publik, Kemenpan RB, Diah Natalisa menerangkan dari 99 top inovasi pelayanan publik 2019 sebanyak 22 di antaranya berasal dari Jawa Tengah. Adapun yang masuk dalam kategori top 45 inovasi akan mendapatkan dana instensif daerah dari kementerian keuangan pada 2020.

"Tujuan penghargaan top inovasi 99 ini sebagai sarana percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik," katanya.

AYO BACA : Iwa Karniwa Janjikan Tahura Juanda Tingkatkan Kesejahteraan Masyaraka

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar