Yamaha NMax

Ini Alasan Perubahan Strategi Persib Saat Tumbangkan Kalteng Putra

  Rabu, 17 Juli 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts saat konfrensi pers usai pertandingan melawan Kalteng Putra Liga 1 2019 di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (16/7/2019). (Irfan Al-Faritsi/ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengapresiasi kerja keras Persib Bandung usai mampu menaklukan Kalteng Putra2-0, pada laga Lanjutan Liga 1 2019 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (16/7/2019) malam.

Meski Robert tak menampik, untuk meraih kemenangan, skuat Maung Bandung harus bersusah payah untuk mencetak gol, terutama di babak pertama. Pasalnya lini pertahanan Patrich Wanggai cs begitu disiplin sehingga menyulitkan Maung Bandung untuk memborbardir gawang Dimas Galih.

AYO BACA : Umuh Muchtar Heran Stadion Selalu Sepi Saat Laga Kandang Persib

Beruntung, kebuntuan gol pecah saat Febri Haryadi mampu meemanfaatkan umpan silang mendatar dari Abdul Aziz di menit 68. Bahkan untuk mengokohkan keunggulan, Febri kembali mencetak gol kedua pada menit ke 80 dengan memanfaatkan umpan silang Bojan Malisic.

Hal ini tak lepas dari adanya upaya Robert Alberts yang melakukan perubahan strateginya di babak kedua setelah pada paruh pertama, lebih banyak memainkan umpan silang.

AYO BACA : Alasan Keamanan, Laga PSIS vs Persib Dimajukan Beberapa Jam

"Menurut saya kami tidak banyak memainkan umpan jauh. Kami menerapkan strategi untuk memainkan bola bawah dan cepat melepaskan umpan terobosan. Mungkin bukan long ball tapi umpan silang," ungkap Robert.

Kendati demikian, Robert mengakui anak asuhnya memang seharusnya tidak banyak melakukan umpan silang ke dalam kotak penalti Kalteng Putra. Lantaran tim berjuluk Enggang Borneo itu memiliki dua bek bertubuh jangkung dan tangguh yakni Ok John dan Rafael Bonfim.

Terlebih pada laga itu, Maung Bandung bermain tanpa kehadiran striker bertubuh tingginya, Ezechiel N'Douassel yang terkena akumulasi kartu kuning. Alhasil, pada pertandingan itu, barisan penyerangan Maung Bandung diisi oleh Esteban Vizcarra, Artur Gevorkyan, dan Febri Hariyadi yang notabene tak memiliki tubuh yang tinggi besar seperti Ezechiel.

"Seharusnya memang kami tidak melepaskan crossing ke kotak penalti karena Kalteng bermain dengan dua bek jangkung yang tangguh sedangkan dua pemain depan kami posturnya kecil. Seharusnya kami tidak melakukan itu tapi setelah itu pemain mulai banyak melepas umpan silang datar," ujarnya.

AYO BACA : Taklukan Kalteng Putra, Robert Alberts: Kemenangan Persib Hasil Susah Payah

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar