Pernyataan Neymar atas PSG Membuatnya Terancam Disanksi Berat

  Rabu, 17 Juli 2019   M. Naufal Hafizh
Neymar. (EPA-EFE/Yoan Valat)

PARIS, AYOBANDUNG.COM—Permasalahan Neymar dengan Paris Saint-Germain belum berakhir. Laporan terbaru mengatakan, pemain tim nasional Brasil itu bakal dijatuhkan sanksi pengasingan oleh klub. Hal ini terkait pernyataannya yang merendahkan PSG.

Dilansir Diario AS, Selasa (16/7/2019), hukuman itu pernah dialami dua penggawa PSG sebelumnya, Adrien Rabiot dan Hatem Ben Arfa. Kedua pemain tersebut bahkan tidak dimainkan sama sekali oleh Le Parisiens meski fit.

Rabiot diasingkan karena menolak perpanjangan kontrak. Rabiot adalah pemain terbaru yang terpaksa memilih untuk keluar dari Le Parc des Princes setelah dia diasingkan pelatih.

AYO BACA : Neymar Tersandung Kasus Perkosaan, Nike Turut Prihatin

Selama pengasingan sejak Desember 2018, gelandang berusia 24 tahun itu diperintahkan berlatih dengan tim cadangan. Pengasingan ini dilakukan lantaran Rabiot menolak memperbarui kontraknya.

Sementara itu, untuk Ben Arfa, ia diasingkan karena tak menjalani sesi latihan bersama PSG dan membuat klub naik pitam.

Presiden PSG Nasser al-Khelaif dikenal sangat tegas dalam menerapkan aturan. Ia tidak segan meminta pelatih mengasingkan pemain yang tidak mematuhi aturan klub.

AYO BACA : Striker Anyar Real Madrid: Saya Terlahir Sebagai Pencetak Gol

Soal kasus Neymar sendiri, ancaman pengasingan muncul setelah pernyataannya melecehkan PSG. Neymar mengatakan, momen terbaiknya selama berkarier di dunia sepak bola adalah membantu Barcelona mengalahkan Les Parisiens dalam babak 16 besar Liga Champions 2016/2017.

Pernyataan itu langsung membuat pendukung dan manajemen PSG naik pitam. Neymar dianggap telah melecehkan kubu Les Parisiens. Mendengar anaknya kembali mendapatkan perlakuan miring, ayah Neymar yang juga manajer tak tinggal diam dan melontarkan pembelaan melalui akun Instagram pribadinya.

"Mengaitkan respons spontan dan jujur dengan provokasi terhadap klubnya saat ini adalah sikap jahat yang tujuannya menciptakan kontroversi yang sebenarnya tidak ada," demikian pernyataan Neymar Sr di akun Instagram @neymarpai.

Ia menjelaskan, anaknya tidak bermaksud melecehkan klub yang tengah diperkuat. Bahkan, Neymar Sr mengklaim itu merupakan berita lama yang kembali diungkit media untuk menambah panas rumor kepindahannya ke Barcelona. Menurut laporan AS, Neymar dilaporkan bakal bertemu Direktur Olahraga PSG Leonardo untuk membahas mengenai masa depannya.

Namun, kabar terakhir, Neymar sudah kembali berlatih bersama PSG pada Senin (15/7/2019). Neymar bergabung satu pekan lebih lambat dari rekan-rekan satu timnya.

AYO BACA : Real Madrid dan Barcelona Siap Duel Demi Neymar

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar