Yamaha Mio S

Ledakan Balon Gas SMA Karang Arum Lukai 8 Warga Cianjur

  Rabu, 17 Juli 2019   Fira Nursyabani
Petugas kesehatan di pos kesehatan desa Mangunjaya, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, sedang memberikan pertolongan medis pada anak yang terluka akibat balon gas yang meledak. (ANTARA News/Ahmad Fikri)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Delapan warga Kampung Tunagan, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Cianjur, terluka dan harus mendapatkan perawatan medis di pos kesehatan desa akibat balon gas yang meledak.

Menurut Kepala Desa Wangunjaya Misbahudin peristiwa nahas itu terjadi saat warga melihat puluhan balon gas dengan bandul bertulisan MPLS SMA Karang Arum Cilengkrang Bandung TP 2019-2020 terbang rendah di perkampungan warga.

Warga berusaha mengambil balon-balon gas tersebut, namun kemudian ada balon yang meledak dan menyebabkan delapan orang terluka bakar, termasuk dua anak. "Kami tidak tahu apa penyebab balon gas tersebut meledak, kemungkinan karena suhu yang cukup panas," kata dia, Selasa (16/7/2019).

AYO BACA : Balon MPLS Meledak, SMA Karang Arum Utus Guru ke Cianjur

Warga yang terluka kemudian mendapat perawatan medis di pos kesehatan desa. "Hingga saat ini tinggal beberapa orang yang masih menjalani perawatan," katanya.

Barang bukti berupa balon dan kertas bertuliskan MPLS dari SMA Karang Arum sudah diserahkan ke kepolisian. Aparat desa juga sudah menghubungi sekolah yang namanya tercantum pada balon gas.

"Kami sudah menghubungi pihak sekolah di Bandung, rencananya akan datang untuk bertanggung jawab pada korban. Mungkin hari ini perwakilan sekolah akan datang ke desa kami," kata Misbahudin.

AYO BACA : Kepala SMA Karang Arum Kaget, Dalam 2 Jam Balon MPLS Sampai Cianjur

Seorang warga, Eni Nuraeni (27) mengatakan bahwa dia terkejut saat mendengar suara ledakan balon gas dan jeritan warga yang hendak mengambil balon.

"Saat kejadian saya sedang di dalam rumah, mendengar suara ramai di luar rumah ada balon dan warga bersusah payah mengambil balon tersebut. Baru mendekat, tiba-tiba terdengar suara balon meletus dan jeritan warga," katanya.

Mendengar suara tersebut, dia keluar rumah dan mendapati delapan orang warga mengalami luka bakar, termasuk anak perempuannya yang berusia tujuh tahun.

"Kami langsung membawa anak-anak dan orang tua yang tersambar gas dari balon yang meletus itu ke poskesdes untuk mendapatkan pertolongan medis. Anak saya mengalami luka bakar di bagian wajah dan tangan," katanya.

AYO BACA : Dua Bulan Kekeringan, Warga Cianjur Terpaksa Gunakan Air Keruh

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar