Yamaha NMax

Wagub Jabar Dorong Kepala Daerah Membuat Perda Sawah Abadi

  Selasa, 16 Juli 2019   Irpan Wahab Muslim
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta kepada kepala daerah untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) sawah abadi. Hal ini berkaitan dengan semakin menyusutnya area pertanian hingga 10% tiap tahun.

Ia mengurai, penyusutan area pertanian ini karena berbagai sebab, di antaranya alih fungsi lahan dan pembangunan. Untuk itu diperlukan Perda sawah abadi yang merupakan solusi dalam meminimalisir cepatnya alih fungsi lahan pertanian.

AYO BACA : Pemerintah Jabar Terus Ciptakan Petani Milenial

"Kami mengimbau para kepala daerah yang hadir saat ini, membuat Perda Sawah Abadi. Karena pemprov Jabar juga sudah memiliki Perda itu. Agar alih fungsi lahan dan penyusutan lahan pertanian tidak cepat terjadi, " papar Uu seusai membuka Hari Krida Pertanian (HKP) ke-47 tingkat Jawa Barat di Komplek Dadaha Kota Tasikmalaya, Selasa (16/7/2019).

Uu menambahkan, Perda Sawah abadi sangat diperlukan. Karena Jawa Barat ingin mempertahankan sebagai lumbung padi tingkat Nasional. Bidang pertanian, lanjut Uu, merupakan fokus utama pemerintah Jawa Barat dalam pencapaian Jawa Barat juara lahir batin.

AYO BACA : 5.200 haktare Sawah di Jawa Barat Terdampak Kemarau

"Kita sebagai lumbung padi di Indonesia, makanya Perda Sawah abadi harus dibuat agar kita tetap menjadi lumbung padi tingkat nasional, " tambahnya.

Selain penyusutan area pertanian, yang menjadi tantangan pemerintah saat ini dalam bidang pertanian yakni tidak adanya regenerasi ihsan pertanian. Keluarga petani sangat jarang menghasilkan generasi penerus dalam bidang pertanian.

"Ini menjadi kendala kita, meskipun saat ini ada sekolah-sekolah berbasis pertanian, tetapi jarang sekali peminatnya. Siswa lebih memilih bidang lain seperti komputer dan otomotif, " pungkas Uu.

AYO BACA : Begini Cara Petani Indramayu Halau Hantu Kekeringan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar